Menunggu Perdagangan Bebas Malaysia-Amerika
Rabu, 28 Februari 2007 | 00:22 WIB
TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur:Malaysia mungkin bakal menunggu waktu lebih lama lagi untuk kesepakatan perdagangan bebas dengan Amerika Serikat jika kedua negara gagal mengambil kesimpulan dalam negoisasi sebelum tenggat krusial. Demikian peringatan yang dikatakan delegasi Amerika Serikat di Kuala Lumpur kemarin.
Dua negara telah menggelar lima ronde perundingan untuk kesepakatan perdagangan bebas (FTA), tapi negoisasi mentok atas 58 masalah yang belum terselesaikan dan belum ada jadwal ronde berikutnya.
Menurut Duta Besar Amerika di Malaysia, Christopher LaFleur, Washington harus menandatangani FTA menjelang akhir Maret buat memberi Kongres Amerika kesempatan tiga bulan untuk memutuskan kesepakatan, dan "jendela kesempatan" ditutup.
"Saya harap kita tak melewatkan kesempatan itu, sebab itu tak akan datang lagi dalam waktu dekat," kata LeFleur kepada wartawan di Kuala Lumpur.
FTA memang harus disahkan sebelum 1 Juli, saat Presiden Amerika George W. Bush kehilangan Otoritas Promosi Perdagangan yang membolehkan perjanjian dipercepat, dengan kekuatiran Kongres yang dikontrol Demokrat tak bakal memperbaharuinya. AFP/AP/dwi arjanto




Komentar Anda :