Bom Taliban Gagal Lukai Wapres Amerika

Rabu, 28 Februari 2007 | 07:26 WIB

TEMPO Interaktif, Kabul:

Bom bunuh diri meledak di gerbang pangkalan militer Amerika Serikat di Bagram Afganistan, tempat wakil presiden Amerika Serikat Dick Cheney menginap. Bom berkekuatan besar ini menewaskan 23 orang dan 20 lainnya luka-luka.
Chaney tiba di Afganistan Selasa untuk menjenguk pasukan Amerika di Afganistan sekaligus menemui Perdana Menteri Afganistan Hamid Karzai. Saat bom meledak, Cheney sedang sarapan sebelum berangkat menemui Karzai di ibukota Kabul. ”Saya mendengar ledakan besar, lalu Dinas Rahasia memberitahu ada ledakan di depan,” kata Cheney kepada wartawan.
Begitu terdengar ledakan, Dinas Rahasia segera mengungsikan Cheney ke bunker yang ada di pangkalan militer tersebut. Pihak pejuang Taliban menyatakan bom diledakkan dengan target utama menewaskan Cheney.
Belum jelas apakah bom tersebut berhasil melukai serdadu Amerika yang mengawal ketat pangkalan utama militer itu. Kantor kepresidenan Afganistan menyebut, 20 dari 23 yang tewas adalah warga Afganistan yang bekerja di pangkalan. Sedangkan kantor NATO menyebut korban tewas hanya tiga orang, termasuk seorang serdadu Amerika, warga sipil Amerika yang bekerja sebagai kontraktor, dan seorang serdadu Korea Selatan. Ada pun kantor berita Associated Press melaporkan sedikitnya terlihat 12 mayat di area ledakan yang porak poranda.
Dua jam setelah ledakan, Cheney meninggalkan pangkalan itu dan bertolak pulang. CNN

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: