Keluarga Jenderal Iran Bantah Pembelotan

Senin, 12 Maret 2007 | 19:44 WIB

TEMPO Interaktif, TEHERAN:Keluarga bekas wakil menteri pertahanan Iran, Jenderal Ali Reza Asghari, yang hilang secara misterius bulan lalu di Istanbul, Turki, hari ini membantah laporan tentang pembelotan. Mereka menegaskan Asghari adalah pegawai loyal Republik Islam Iran.

Asghari (46 tahun) pekan lalu diberitakan telah meninggalkan negaranya dan bekerja sama secara sukarela dengan badan-badan intelijen Barat. Koran The Washington Post melaporkan seluruh data yang dibeberkan Asghari bisa diakses sepenuhnya oleh intelijen Amerika Serikat.

Istri Asghari, Sima Ahmadi, menyatakan semua laporan itu adalah ‘propaganda musuh’. Menurut dia, Asghari pensiun atas permintaan sendiri dua tahun lalu dan mengerjakan bisnis zaitun dan minyak zaitun di Suriah.

“Tidak ada permintaan suaka politik sama sekali karena memang tidak ada persoalan dengan pemerintah Iran,” kata Sima.

“Saya yakin ayah saya diculik oleh Israel dan Amerika Serikat karena bakti yang telah diberikannya kepada Republik Islam dan revolusi,” kata putri Asghari, Elham Asghari. AFP






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: