Perubahan Konstitusi Mesir Beroleh Dukungan
Selasa, 27 Maret 2007 | 16:53 WIB
TEMPO Interaktif, Kairo:Perubahan yang kontroversial atas konstitusi Mesir ternyata disetujui tiga perempat pemilih. Demikian hari ini diumumkan oleh pejabat pemerintah.
Prosentase yang mengatakan YA pada jajak pendapat Senin lalu menunjukkan 75,9 persen, kata Menteri Kehakiman Mesir Mamduh Marei seperti dikutip kantor berita MENA. Menurut Marei, hasil itu dari 27,1 persen suara 35 juta rakyat Mesir yang berhak mencoblos. Tapi oposisi dan kelompok-kelompok independen bilang tak mencapai 10 persen.
Rakyat Mesir mencoblos amandemen soal perubahan konstitusi pada 34 artikel yang oleh kalangan oposisi bakal mengekang kekebasan dasar.
Banyak hal yang mengganti referensi ke sosialisme tapi yang lain memberi garansi pemerintah berhak menangkap tersangka teroris tanpa pembelaan dan mengirimkannya ke pengadilan militer.
Yang juga direduksi adalah aturan pengamat pemilu dan pelarangan aktivitas politik berdasarkan agama. Disebut-sebut itu upaya mengurangi lebih jauh (pengaruh) kelompok oposisi utama, Ikhwanul Muslimin.
Namun referendum itu ditandai absen massal pemilih setelah kalangan oposisi bersatu padu menyeru boikot. Pasalnya, hasil voting bakal tak ada gunanya.
AFP/dwi





