|
Kekerasan Warnai Kampanye Presiden Timor Leste
Senin, 02 April 2007 | 16:44 WIB
TEMPO Interaktif, Dili: Kampanye Calon Presiden Timor Leste terus diwarnai kekerasan sejak kampanye dimulai 23 Maret lalu. Hari ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajukan kasus-kasus pelanggaran aturan kampanye tersebut ke pengadilan.
"Kemarin (Ahad) saya ditelepon Fernando 'Lasama' de Araujo, kandidat presiden dari Partai Demokrat bahwa mereka diserang saat kampanye oleh kelompok Fretilin," kata Pastor Martinho Gusmao, juru bicara KPU di Dili, Timor Leste.
Menurut Martinho, kekerasan itu diduga kuat juga melibatkan Januario da Silva, anggota parlemen; Gregorio Saldanha, pejabat pemerintah; dan Gaspar da Costa, komandan polisi Distrik Viquque.
Kekerasan itu terjadi saat Lasama berkampanye di Distrik Viquque. Mereka kemudian tiba-tiba dihujani batu yang diduga dilempar pendukung partai berkuasa Fretilin. Pendukung Lasama kemudian membalasnya dan bentrokan pun tak terhindarkan.
Polisi kemudian datang membubarkan massa yang bentrok. Sejauh ini belum ada laporan ada korban jiwa yang jatuh dalam kerusuhan itu.
Selain kasus Lasama, KPU juga akan mengadukan kasus kerusuhan yang pecah pekan lalu saat Jose Ramos Horta, Perdana Menteri Timor Leste yang kini mencalonkan diri sebagai presiden, berkampanye di Distrik Viquque. Kerusuhan itu mengakibatkan sedikitinya 21 orang luka-luka dan empat orang dalam keadaan kritis. Kasus-kasus tersebut akan dibawa ke Kejaksaan Agung, lalu diajukan ke Pengadilan Tinggi.
KPU mengatakan mereka tidak memberi sanksi kepada para kandidat yang melanggar kode etik kampanye, tapi setiap kandidat diminta untuk mengakui kesalahannya dan meminta maaf.
JOSE SARITO AMARAL
INDEKS BERITA LAINNYA :
|