Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Cepat atau Lambat Indonesia akan Dihancurkan Amerika Serikat
Kamis, 05 April 2007 | 04:31 WIB

TEMPO Interaktif, Bogor:Sheikh Mohammad Mehdi Taskiri adik penasehat Presiden Iran Ali Taskiri mengatakan bahwa Indonesia cepat atau lambat akan dihancurkan oleh Amerika Serikat karena merupakan salah satu negara besar. "Bila tidak dihancurkan secara militer, Indonesia akan dihancurkan secara ekonomi, ujar Mehdi, di sela-sela Konfrensi Pemimpin Umat Muslim Dunia di Bogor, hari ini.

Menurut Mehdi, ada beberapa alasan mengapa Indonesia ditargetkan dihancurkan oleh Amerika Serikat. Di antaranya adalah masalah kekayaan alam, budaya, serta komunitas muslimnya yang terbesar di dunia. Oleh karena itu, sebagai sesama negara muslim masyarakat Timur Tengah dan Indonesia harus bersatu-padu untuk menangkal virus yang bernama Amerika Serikat.

Pertemuan ini sebagai representasi kebersamaan umat Islam di dunia, menurut Mehdi, akan membuat Amerika Serikat gonjang-ganjing. Sebentar lagi, kata Mehdi, akan terlihat reaksi tidak suka dari Amerika Serikat pada upaya Indonesia yang menyelenggarakan pertemuan ini. "Karena Amerika Serikat tidak mau ada pihak lain yang melebihi dia," ujarnya.

Mehdi, yang pada pertemuan ini mewakili kakaknya, juga mengkritik habis-habisan tindakan tentara Amerika Serikat di Irak. Ia bahkan mempertanyakan kesungguhan Amerika Serikat dalam mennyelesaikan konflik di Irak. Konflik sektarian yang terjadi di Irak, menurut Mehdi, sebenarnya adalah hasil adu-domba Amerika Serikat. Dalam sejarahnya, kata Mehdi, Suni dan Siah Irak tidak pernah berkonflik. Konflik itu baru muncul setelah Amerika menginvasi Irak.

"Penarikan pasukan dari Irak adalah hal yang ingin diyakinkan Iran dalam konfrensi ini," ucap Mehdi. Karena dalam kesepakan yang dihasilkan di Arab Saudi juga mengharuskan hal yang sama. Demikian juga dengan pertemuan yang dihasilkan di Mekah. "Ketika virus imperialisme Amerika Serikat ini dihilangkan, maka Irak akan sehat kembali," ujarnya.

Titis Setyaningtyas


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Deklarasi Bogor Amanatkan Penarikan Pasukan Koalisi AS Dari Irak
Pakistan Usulkan Ada Pasukan Perdamaian Muslim di Irak
Pemimpin Syiah-Sunny Absen di Konferensi Rekonsiliasi Irak
Presiden Hari Ini Buka Konferensi Rekonsiliasi Irak
Pengikut Saddam Hussein Akan Dirangkul
Pasukan Amerika Menahan Otak Pengebom Irak
Bekas Wakil Presiden Irak Digantung
Puluhan Ribu Orang Besok Berdemo di Washington
Amerika Tambah 2.000 Tentara di Irak
Bom Pasar Buku Bagdad Bunuh 26 Orang
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [5]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk97188 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Tuntutan Artalyta Dibacakan Hari Ini
Gempa 5,4 Scala Richter Goyang Maluku
Kualitas Pemain Lokal Meningkat
Jakarta Berawan
Hari Ini Warga NTB Pilih Gubernur-Wakil Gubernur

<< April,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data