Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Iran Bebaskan 15 Prajurit Inggris sebagai "Hadiah"
Kamis, 05 April 2007 | 08:26 WIB

TEMPO Interaktif, London:

Krisis penyanderaan 15 tentara Inggris oleh pemerintah Iran segera berakhir setelah Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menyatakan membebaskan mereka sebagai "hadiah" untuk rakyat Inggris. Kamis pagi ini, ke-15 tentara itu sedang bersiap-siap berangkat pulang setelah ditemui Duta Besar Inggris untuk Iran, Geoffrey Adams.

Dalam konperensi pers di televisi, Ahmadinejad berkali-kali menegaskan bahwa para tentara itu telah melanggar masuk wilayah Iran, namun dia dengan senang hati membebaskan mereka sebagai "hadiah". "Saya meminta Tuan Blair untuk tidak mengadili mereka karena mereka mengakui telah masuk ke perairan Iran," kata Ahmadinejad.

Dia menegaskan, tak ada konsesi yang dibuat dengan pemerintah Inggris untuk pembebasan ini, kecuali pernyataan pemerintah Inggris bahwa insiden serupa tak akan terjadi lagi. Di layar televisi yang menyiarkan konperensi pers tersebut kemudian tampak Ahmadinejad tersenyum dan menyalami satu persatu para sandera. Salah seorang prajurit Inggris yang tidak diidentifiksi namanya tampak bersalaman dengan Ahmadinejad dan berkata, "Saya pribadi dan seluruh tim kami sangat berterima kasih atas kebaikan Anda. Saya mengucapkan terima kasih kepada Anda pribadi dan seluruh rakyat Iran."

Dari London, Perdana Menteri Blair menyambut baik pembebasan ini. Blair tidak secara tegas menyatakan terima kasihnya kepada Ahmadinejad, namun menyatakan memghormati Iran sebagai negara yang memiliki kebudayaan tinggi dan sejarah yang membanggakan. Kepada wartawan, Blair menyebut proses diplomasi yang menghasilkan pembebasan ini sebagai "tegas namun tenang -- tidak bernegosiasi namun juga tidak berkonfrontasi".

Meski Ahmadinejad mau pun Blair menegaskan tak ada konsesi atas pembebasan ini, namun spekulasi merebak bahwa pembebasab ini adalah hasil dari kesepakatan menyangkut lima warga Iran yang ditahan pasukan Amerika di Irak. Setelah Iran menahan para prajurit Inggris, dilaporkan bahwa diplomat Iran mulai mendapatkan akses untuk menemui lima warga yang ditahan itu.

BBC

Dari Arsip Majalah TEMPO
Main Curang di Langit Iran | 21 Pebruari 2005
Dapatkah AS-Iran Bertaut Kembali? | 13 Desember 2004
Wajah Iran yang Simpatik  | 16 Maret 1999
Hujan Meteor dari Persia | 25 Oktober 2004
Dari Sanksi Turun ke Nuklir | 25 Oktober 2004
Merobohkan Tembok Berlin Arab  | 24 November 2003
Satu Kali Kesempatan Lagi | 10 November 2003
OKI: Masihkah Berguna?  | 20 Oktober 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Iran Bebaskan 15 Pelaut Inggris
Hubungan Indonesia – Iran tetap Mesra
Telepon SBY-Bush Tidak Terkait Resolusi 1747
Dukungan Indonesia Pada Resolusi 1747 Persulit Konferensi Sunni-Syi'ah
Tim Pembela Muslim Akan Gugat Presiden
Bush Paksa Iran Bebaskan Marinir Inggris
Enggan Minta Maaf, Ahmadinejad Sebut Blair Sombong
Bekas Sandera Tawarkan Diri Jadi Negosiator
Inilah Surat Tentara Inggris yang Disandera Iran
Iran Pamer Sandera, Blair Berang
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk97195 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pembangunan Taman Ayodya Molor
Persib Kalah, Bobotoh Rusuh di Siliwangi
Dede Jusuf Anggap, Kerusuhan Tak Bisa DIhindari "
Persib Takluk Di tangan Persija
Penjualan Selama IIMS 2008 akan Capai Rp 2 Triliun

<< April,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data