Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Pengakuan Prajurit Inggris Setelah Disandera Iran

"Melawan Jelas Bukan Pilihan bagi Kami"
Sabtu, 07 April 2007 | 09:01 WIB

TEMPO Interaktif, London:

15 prajurit Inggris yang disandera selama dua pekan oleh pemerintah Iran mulai berbicara apa yang terjadi selama dalam penyekapan. Mereka mengaku sepanjang waktu ditodong senjata, diancam akan diadili, dan dikurung dalam sel berdinding batu. "Melawan? Jelas, itu bukan pilihan bagi kami," kata salah satu dari mereka kepada wartawan di London sehari setelah dibebaskan pemerintah Iran.
Mereka mengisahkan awal mula penyanderaan, yaitu ketika tanggal 23 Maret melakukan patroli rutin dengan kapal patroli HMS Cornwall. Tiba-tiba, enam kapal perang Iran mengepung dan memerintahkan mereka semua menyerah. "Kami katakan pada tentara-tentara Iran itu bahwa kami berada di perairan Irak dan sedang menjalankan misi PBB. Tapi mereka justru semakin marah," kata Kapten Chris Air, salah satu prajurit.
Mengapa mereka menyerah begitu saja tanpa perlawanan? "Melawan jelas bukan pilihan. Akan terjadi insiden internasional yang jauh lebih besar. Dan jika kami melawan, kami tak akan ada di sini berbicara dengan kalian semua," kata Chris.
Sejak itulah mereka disandera pemerintah Iran. Dalam penyekapan, mereka terus menerus dipaksa mengaku telah melanggar masuk ke perairan Iran.

BBC

Dari Arsip Majalah TEMPO
Main Curang di Langit Iran | 21 Pebruari 2005
Dapatkah AS-Iran Bertaut Kembali? | 13 Desember 2004
Wajah Iran yang Simpatik  | 16 Maret 1999
Hujan Meteor dari Persia | 25 Oktober 2004
Dari Sanksi Turun ke Nuklir | 25 Oktober 2004
Merobohkan Tembok Berlin Arab  | 24 November 2003
Satu Kali Kesempatan Lagi | 10 November 2003
OKI: Masihkah Berguna?  | 20 Oktober 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Iran Bebaskan 15 Prajurit Inggris sebagai "Hadiah"
Iran Bebaskan 15 Pelaut Inggris
Hubungan Indonesia – Iran tetap Mesra
Telepon SBY-Bush Tidak Terkait Resolusi 1747
Dukungan Indonesia Pada Resolusi 1747 Persulit Konferensi Sunni-Syi'ah
Tim Pembela Muslim Akan Gugat Presiden
Bush Paksa Iran Bebaskan Marinir Inggris
Enggan Minta Maaf, Ahmadinejad Sebut Blair Sombong
Bekas Sandera Tawarkan Diri Jadi Negosiator
Inilah Surat Tentara Inggris yang Disandera Iran
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk97282 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data