Aksi Bom Guncang Maroko
Rabu, 11 April 2007 | 12:32 WIB
TEMPO Interaktif, Casablanca:Operasi aparat kepolisian Maroko guna melacak keberadaan jaringan pelaku bom bunuh diri kemarin berakhir setelah tiga tersangka meledakan diri dan seorang lagi tewas ditembak polisi. Kejadian itu berlangsung sore hari di kota pelabuhan Casablanca.
"Kami sempat mengeluarkan tembakan peringatan," kata seorang polisi. "Tapi mereka balas menembak sebelum akhirnya bunuh diri." Pagi harinya di Distrik el Fida polisi sempat baku tembak dengan dua tersangka.
Menurut polisi yang seorang meledakkan diri dan satunya ditembak petugas. Siang harinya, di distrik yang sama, polisi behadapan dengan tersangka ketiga. Seorang polisi tewas gara-gara pelaku meledakkan diri. Bom melukai dua polisi dan seorang bocah.
Sementara tersangka keempat tewas setelah menyalakan detonator bom di sabuk celananya di keramaian. "Mereka itu memang target buruan kami," kata sumber di kepolisian seperti dikutip AFP.
Para pelaku itu diduga otak di balik aksi bom pada 11 Maret lalu di sebuah kafe Internet. Mereka juga terlibat dalam peledakan pada 2003 di Casablanca yang menewaskan 45 orang termasuk 12 pelaku bom bunuh diri.
Dua dari keempat tersangka yang tewas itu adalah Mohamed Rachidi dan Mohamed Mentala alias Warda. Mohamed Darif, seorang pengamat Islam di Maroko menduga pelaku mendapat perintah dari Ayman al Zawahri, orang nomor dua di Al-Qaidah.
"Al-Qaidah pernah mengatakan kalau mereka memiliki jaringan di utara Afrika," tuturnya.
| AFP | ANDREE PRIYANTO





