Pembantai di Kampus Sempat Mengirim Video Saat Beraksi
Kamis, 19 April 2007 | 07:09 WIB
TEMPO Interaktif, Virginia:
Cho Seung-hui, mahasiswa Universitas Virginia yang menembaki warga kampusnya dan menewaskan 32 orang ternyata sempat mengirim pesan-pesan mengerikan di sela-sela melakukan aksinya. Pesan berupa video, tulisan, dan gambar itu dia kirim ke stasiun pemberitaan NBC News melalui internet. Dalam video, terlihat Seng-hui mengacung-acungkan dua pucuk pistol dengan wajah marah. Sedangkan dalam pesan tertulisnya, dia menulis, "Kalian punya ratusan miliar kesempatan dan jalan untuk menghindar. Tapi kalian memutuskan untuk menumpahkan darahku. Kalian memojokkanku dan hanya memberi satu pilihan. Keputusan ada di tangan kalian. Kini darah berlumuran di tangan kalian dan tak akan bisa dihapus."
Paket pesan itu rupanya sudah disiapkan sebelum Seng-hui beraksi. Penembakan berlangsung dalam periode dua jam di dua lokasi kampus yang berbeda. Di sela-sela perpindahan lokasi pembantaian itulah Seung-hui mengirimkan pesannya.
Penembakan terjadi Selasa pagi (Rabu dinihari waktu Indonesia) saat warga kampus sibuk di kelas atau berlalu-lalang di sekitar kampus. Seung-hui dikenal sebagai mahasiswa penyendiri dan sering berperilaku aneh. Catatan polisi kemudian menemukan dia pernah menjalani perawatan mental tahun 2005.
Salah satu dari 32 korban tewas adalah Partahi Mamora Holomoan Lumbantoruan (34), mahasiswa teknik sipil yang sedang mengambil gelar doktor.
DP/BBC/AFP





