Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Tentara Amerika Bunuh Pimpinan AL-Qaida
Jum'at, 04 Mei 2007 | 09:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Tentara Amerika dikabarkan telah menewaskan salah satu pimpinan Al-Qaida. Pengumuman terbunuhnya Muharib Abdul Latif al-jubouri datang dari pemerintah Irak, satu hari setelah kejadian serangan roket di zona hijau yang membunuh empat kontraktor Asia, Rabu kemarin.

Juru bicara militer Amerika Serikat Mayor Jendral William Caldwell juga mengklaim telah menewaskan dua pimpinan Al-Qaida lainnya yaitu Abu Ayyub al-Masri atau Abu Omar al-Baghdadi. Namun, pihaknya tidak menemukan tubuh mereka. Pemerintah Irak kemudian menyangkal terbunuhnya al-Baghdadi dan al-Masri yang beredar melalui internet . Mereka hanya mengakui berita terbunuhnya al-Joubori.

Al-Joubiori dipercaya terlibat dalam penculikan Jill Carroll, wartawan Christian Science Monitor yang telah dilepaskan, serta Tom Fox dari Clear Brook. Selain itu, Al-Jobouri juga terlibat dalam penculikan empat pria asal Chicago yang tergabung dalam Christian Peacemaker--satu dari mereka ditemukan tewas tertembak di Baghdad pada 10 Maret 2006. Dirinya juga terlibat dalam penculikan dua warga negara Jerman, Januari 2006.

Caldwell menyatakan, Al-Joubori pernah ditahan oleh tentara Amerika. Namun dia dibebaskan satu tahu setelahnya. Al-Jobouri kemudian bekerja di Syiria dimana dia membantu pejuang asing dan mendanainya masuk ke Irak. Dia kemudian kembali ke negaranya pada September 2006.

Al-Joubouri terbunuh selasa pagi dalam operasi “Rat Trap” empat mil barat Kota Tija, kota yang dekat dengan pangkalan udara di utara Baghdad. Tubuhnya teridentifikasi dengan menggunakan foto dan test DNA. Kepolisian setempat menyatakan, Kamis, Jubouri telah dimakamkan di Duluiyah, 45 mil di utara Baghdad.

Dalam 139 operasi yang digelar tentara Amerika pada April, mereka mengklaim sudah menewaskan 87 militan dan menahan 465 orang.

AP/GUNANTO E S

Dari Arsip Majalah TEMPO
Target Berjalan dari Italia | 14 Maret 2005
Kami Tidak Akan Menjiplak Iran | 21 Pebruari 2005
Kini Tiba Giliran Syiah | 14 Pebruari 2005
Pilih Paket, Bukan Platform | 31 Januari 2005
Kebangkitan Syiah 'Politik' | 31 Januari 2005
Clinton, 'Impeachment', dan Irak  | 22 Desember 1998
Dan Garda pun Kembali  | 02 Agustus 2004
Bagdad Dulu, Bagdad Sekarang  | 02 Agustus 2004
Tulah Perang Irak bagi Blair  | 19 Juli 2004
Zarqawi: Teroris atau Dalih | 25 Oktober 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Satu Lagi Heli Amerika Rontok di Irak
Amerika Serikat Pertanyakan Posisi NU
Bom Pasar Buku Bagdad Bunuh 26 Orang
Demokrat Berusaha Cabut Mandat Perang Irak
Amerika Akui Blackhawk Tertembak Jatuh di Irak
Pasukan Elite Iran Beraksi di Irak
Bom Mobil di Kota Syiah, 17 Tewas
Hakim: Hanya Saddam yang Dieksekusi
Aktivis HAM Kecam Eksekusi Saddam
Saddam Hussein Telah Digantung
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk99395 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

PBR Optimis Khofifah Menang
Djoko Suprapto Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit
Pemilu Dikhawatirkan Kurangi Setoran Pajak
Satu Korban Ryan Positif Orang Eropa
Pengusaha Sol Sepatu dan Petugas SPBU Ditangkap

<< May,2007>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data