Sinetron Iran Wajib Tampilkan Adegan Sembahyang
Senin, 07 Mei 2007 | 22:05 WIB
TEMPO Interaktif, Teheran: Kepala televisi pemerintah Republik Islam Iran hari ini mewajibkan semua sinetron atau drama televisi bikinan negeri itu menampilkan adegan yang menunjukkan para tokohnya bersembahyang.
"Tahun ini produksi-produksi televisi yang tak memuat adegan sembahyang akan dilarang disiarkan," kata Ezatollah Zarghami, kepala televisi yang ditunjuk pemimpin besar Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Aturan baru ini tampaknya berlaku untuk serial dan film televisi, tapi tak pasti apakah aturan ini juga berlaku bagi acara-acara lain, seperti permainan dan lawak.
Ketika kantor berita Iran, ILNA, menyebut soal serial televisi Iran popular yang menampilkan adegan seorang tersangka pembunuh sedang sembahyang. Zarghami menanggapinya dengan menyatakan, "Adegan sembahyang seharusnya tak dibatasi hanya pada tokoh-tokoh utama dan baik-baik, orang tua dan orang yang hidupnya bersih."
Zarghami mengatakan acara anak-anak seharusnya juga berusaha mengajarkan anak-anak tentang sembahyang, yang kaum muslim dewasa wajib lakukan lima waktu dalam sehari sebagai bagian dari rukun Islam.
Semua siaran televisi dan radio di sana dikendalikan negara. Enam kanal TV nasional menayangkan beragam acara nasional dan juga dokumenter, serial, dan film asing.
Meskipun bersifat konservatif di semua kebijakannya, televisi Iran aga sedikit santai sejak Zhargami memimpin dua tahun lalu dengan menampilkan film-film Hollywood baru dan acara bincang-bincang kontroversial yang menampilan para politikus dan selebritas.
AFP





