|
Pemilihan Presiden Timor Leste Berjalan Lancar
Rabu, 09 Mei 2007 | 21:42 WIB
TEMPO Interaktif, Dili: Koligasi Monitoring Pemilihan Umum Timor Leste (Komeg) hari ini mengingatkan akan terjadinya banyak masalah pada pemilihan umum Presiden Timor Leste putaran kedua di negara itu.
"Meski demikian, kami mengakui secara prinsip pemilihan berjalan baik, aman dan penuh antusias sejak 504 tempat pemungutan suara (TPS) dibuka di seluruh Timor Leste pada pukul 07.00 waktu setempat," kata juru bicara organisasi itu, Joaozinho Viana, dalam konferensi pers di Pusat Media Pemilu, Dili.
Viana mengaku markasnya di Dili menerima banyak masalah yang dilaporkan 1.034 stafnya yang tersebar di setiap TPS yang ada di Timor Leste.
Pada sejumlah TPS di Distrik Dili dan Aileu, kata dia, polisi justru ditempatkan di pintu masuk TPS. "Hal ini tidak sesuai dengan aturan, karena aparat kepolisian seharusnya berada 25 meter dari TPS."
Di Distrik Lautem, antrean panjang terjadi pada sejumlah TPS yang berlokasi di daerah pedalaman Lospalos, lantaran sekitar 100 pemilih harus menunggu kedatangan surat suara.
Di Distrik Manufahi dan Aileu, terdapat tujuh pemilih yang sebetulnya belum mempunyai hak pilih lantaran berusia di bawah 17 tahun, namun diperbolehkan memilih lantaran memiliki kartu pemilih.
"Yang paling mencengangkan adalah kejadian di Desa Parlamento, Kecamatan Moro, Distrik Lautem. Di sana pemantau kami menemukan 87 lembar surat suara yang telah ditandai gambar calon presiden tertentu dan telah dimasukan ke dalam kotak suara," tutur Viana.
Pemilihan umum kali ini menentukan nasib Jose Ramos Horta, calon presiden independen, dan Francisco "Lu-olo" Guterres, kandidat dari Partai Fretilin, dalam perebutan kursi presiden negeri itu.
ALEXANDRE ASSIS (DILI)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|