Pengacara Esfandiari Tak Bisa Tembus Tahanan Iran
Kamis, 14 Juni 2007 | 06:18 WIB
TEMPO Interaktif, Teheran:
Pengacara Shirin Ebadi menyatakan masih kesulitan menemui kliennya Haleh Esfandiari di tahanan, meski Iran telah menyatakan tak ada masalah akses terhadap ilmuwan Amerika Serikat berkebangsan Iran tersebut.
Ebadi, yang ditunjuk sebagai pengacara oleh keluarga Esfandiari, mengatakan Rabu (13/6) kemarin dirinya kembali pergi menuju pengadilan dan Penjara Evin, tempat kliennya itu ditahan. "Dan seperti Senin lalu, saya tak diizinkan menemuinya (Esfandiari)," kata Ebadi melalui faximile kepada AFP.
Menurut dia, Esfandiari tidak diperkenankan menerima kunjungan dari siapapun. "Itu berarti telah mencabut hak kewarganegaraannya dan tak lagi memiliki hak atas seorang pengacara," ujarnya.
Senin lalu, Ebadi-yang juga pernah meraih penghargaan Nobel-mengungkapkan jaksa penuntut umum menyatakan bahwa Efsfandiari tak membutuhkan seorang pengacara.
Esfandiari, yang saat ini berusia 67 tahun, adalah kepala Program Timur Tengah di Whasington International Centre for Scholars. Dia ditangkap akhir tahun lalu ketika kembali ke Iran mengunjungi ibunya.
Juru bicara Menteri Kehakiman Iran Ali Reza Jamshidi, lusa kemarin mengaku telah membicarakan persoalan Esfandiari dengan Deputi Jaksa Penuntut Umum Bidang Keamanan Hasan Hadad. "Dia menyangkal informasi yang dinyatakan Shirin Ebadi," tuturnya.
Dia menegaskan, tak ada masalah bagi Ebadi untuk menjalankan tugasnya sebagai pengacara. "Saat ini Esfandiari dalam keadaan sehat dan pekan depan akan semakin mudah bagi keluarga untuk bertemu dengannnya," katanya.
Selain Esfandiari, Pemerintah Iran juga mengaku menahan Kian Tajbakhsh dan ahli perencanaan kota yang tinggal di California Ali Shakeri. Parnaz Azima yang bekerja untuk Radio Free Europe's Persian juga ditahan tak bisa meninggalkan Iran untuk enam bulan ke depan.
AFP, Agoeng Wijaya





