Bekas Presiden Prancis Ditanyai Soal Kasus Dana Partai

Rabu, 27 Juni 2007 | 00:30 WIB

TEMPO Interaktif, Paris: Bekas presiden Prancis, Jacques Chirac bakal ditanyai dalam beberapa pekan mendatang oleh jaksa terkait pendanaan partai tidak sah saat menjadi Walikota Paris. Demikian dikonfirmasi oleh tim pengacara Chirac di Ibu Kota Paris, kemarin.

Menurut Jean Veil, pengacara itu, Chirac bakal diwawancarai sebagai seorang "saksi penolong" lebih dari seorang saksi biasa, yang artinya kemungkinan tuntutan kriminal terhadapnya tetap terbuka.

"Dalam periode hingga tahun 1995 saat ia terpilih sebagai walikota dia adalah warga negara seperti lainnya, dan dia bakal menjwab semua pertanyaan dalam semua kasus yang mungkin mengarah kepadanya," kata Veil kepada radio Europe 1. Tapi Veil tak memberikan rincian tanggal pemanggilan. Yang pasti, sebelum 15 September mendatang.

Penelusuran "pekerjaan haram" memasuki penyelidikan bahwa anggota tim kampanye Chirac untuk Partai Republik (RPR) telah digaji oleh Pemda Kotapraja Paris atau perusahaan-perusahaan swasta yang memenangi kontrak.

Sekutu dekat Chirac, Alain Juppe terbukti bersalah dalam skandal pada 2004, sebelumnya dilarang berpolitik selama setahun. Chirac, yang menjadi Walikota Paris pada 1977-1995, kemungkinan juga menghadapi tiga kasus lain yang terkait jabatannya tersebut. AFP/dwi






Komentar Anda

Kirim