Dua Korea Masih Berselisih Soal Perbatasan Laut

Rabu, 25 Juli 2007 | 14:03 WIB

TEMPO Interaktif, Panmunjom: Korea Utara dan Selatan hari ini masih berdebat soal sengketa perbatasan laut. Hal itu terkuak dalam perundingan militer tingkat tinggi hari kedua di Panmunjom, Korea Selatan.

"Seperti saya bilang kemarin, masih sulit buat menyempitkan perbedaan-perbedaan atas isu Garis Batas Utara," kata Kolonel Moon Seong-Mook, delegasi Korea Selatan, kepada wartawan.

Utara ingin batas baru di Laut Kuning, sebuah tuntutan yang ditolak Seoul. Pyongyang menolak menerima Garis Batas Utara yang ditetapkan pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada akhir Perang Korea tahun 1950-1953.

Lalu Korea Utara sering menyebut kapal-kapal perang Selatan terus-menerus mengisi ketegangan dengan melanggar perairan kawasan itu. Hal itu disangkal oleh Seoul bahwa kawasan itu tak bertuan.

Moon mengatakan dua pihak membahas cara-cara mencegah bentrok kapal laut, membuat satu area bersama dan menyediakan garansi keamanan militer buat kereta api lintas batas, jalan dan proyek-proyek kerjasama ekonomi lainnya.

"Banyak aspek dari sejumlah perbedaan. Tapi kedua pihak mencoba mencapai kompromi atau kesepakatan dalam perundingan ini," tutur Moon lagi sebelum memasuki lanjutan perundingan. AFP/AP/dwi arjanto






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: