|
Pesta Tembakan Rayakan Kemenangan Irak
Minggu, 29 Juli 2007 | 23:43 WIB
TEMPO Interaktif, Bagdad: Ratusan warga Irak, termasuk aparat keamanan, hari ini mengabaikan larangan pemerintah dengan menembakkan senjata api ke udara dan ke Sungai Tigris. Mereka merayakan kemenangan kesebelasan Irak atas Arab Saudi dalam pertandingan final Piala Asia di Jakarta.
Pemerintah Irak sebenarnya melarang kendaraan lalu-lalang di jalan dan pesta tembakan di seluruh Bagdad untuk mencegah terulangnya kekerasan yang terjadi pada perayaan sebelumnya. Jam malam itu berlaku dari Ahad pukul 16.00 waktu setempat (19.00 WIB) hingga Senin pukul 06.00 (09.00 WIB).
"Pemimpin keamanan operasi Bagdad memutuskan menerapkan jam malam bagi mobil, sepeda, sepeda motor, dan angkutan lain," kata Brigadir Jenderal Qassim Atta, juru bicara operasi keamanan di Bagdad.
Saat kesebelasan Irak yang dijuluki "Singa dari Dua Sungai" itu melibas Korea Selatan dengan 4-3 lewat adu penalti pada Rabu pekan lalu, pesta liar meledak di Bagdad. Kerumunan orang menari-nari di jalanan dan mengibarkan bendera nasionalnya. Saat itulah dua bom mobil meledak di timur dan barat Bagdad dan membunuh sedikitnya 56 orang dan melukai 130 orang lainnya.
"Masyarakat hanya boleh berpesta di dalam daerahnya masing-masing," kata Direktur Operasi Keamanan Bagdad Brigadir Jenderal Abdelkarim Khalaf. "Siapa pun yang tertangkap menembak akan ditahan dan diadili."
Nyatanya, tentara dan polisi malah turut berpesta bersama para penggemar sepak bola lain dengan menembakkan senapan AK-47 dan pistol Glock mereka ke udara dari pos-pos penjagaan dan barak-barak.
| AFP | AP | XINHUA | IWANK
INDEKS BERITA LAINNYA :
|