|
Menteri Pertanian Jepang Mundur
Rabu, 01 Agustus 2007 | 22:01 WIB
TEMPO Interaktif, Tokyo: Menteri Pertanian Jepang Norihiko Akagi hari ini mundur dari jabatannya setelah kekalahan partainya, Partai Liberal Demokrat (LDP), dalam pemilihan umum majelis tinggi parlemen Ahad lalu. Banyak orang di partainya mendesak Akagi bertanggung jawab atas kekalahan itu.
Akagi mengakui kesalahan yang dituduhkan kepadanya. "Ada beragam pemberitaan tentang saya selama kampanye pemilihan. Ini sebuah fakta yang tak terbantah bahwa hal-hal ini sebagian bertanggung jawab atas kekalahan partai koalisi yang berkuasa. Saya sangat menyesal dan memutuskan mundur," kata Akagi di stasiun televisi nasional.
Sepuluh hari sebelum pemilihan, Akagi telah menarik perhatian yang tak diinginkan, ketika dia muncul dalam rapat kabinet dengan perban membalut mukanya. Dia mengaku kena iritasi kulit, tapi media setempat menertawakan dan menilai Akagi, seperti kabinet Abe, baru saja dikepruk.
"Saya dihukum banyak orang karena tak tepat dalam menjelaskan soal penyakit saya. Ini juga berdampak pada hasil pemilihan," kata Akagi.
Perdana Menteri Shinzo Abe menerima pengunduran diri Akagi. Dengan demikian, sejak berkuasa September tahun lalu, Abe telah kehilangan empat orang menterinya.
Akagi menjabat menteri pertanian hanya dua bulan, masa paling singkat bagi jabatan menteri di Negeri Matahari Terbit. Dia kala itu menggantikan Toshikatsu Matsuoka, yang tewas bunuh diri terkait dengan skandal dana politik. Akagi juga menjadi target kecaman berkenaan dengan skandal akuntansi yang melibatkan dirinya.
l BBC | AP | NGARTO F
INDEKS BERITA LAINNYA :
|