Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Taliban Setuju Bertemu Utusan Korea Selatan
Kamis, 02 Agustus 2007 | 21:19 WIB

TEMPO Interaktif, Ghazni: Milisi Taliban hari ini sepakat bertemu dengan diplomat Korea Selatan guna membicarakan nasib 21 misionaris Kristen asal Seoul yang mereka sekap di Ghazni, Afganistan.

Para penculik sudah setuju bertemu dengan Duta Besar Korea, tapi mereka belum menemukan tempat yang cocok, kata Wahidullah Mujadidi, kepala delegasi perundingan Afganistan dengan Taliban.

"Permintaan dari Korea Selatan (untuk bertemu) telah diterima Taliban dan sekarang kami sedang bekerja mengenai bagaimana, di mana, dan kapan pertemuan dilangsungkan," kata Gubernur Provinsi Ghazni Marajuddin Pattan.

Pattan mengatakan pejabat tinggi Korea telah tiba di Afganistan untuk ambil bagian dalam pembicaraan. Namun, salah satu anggota delegasi Korea Selatan mengatakan bahwa persetujuan Taliban itu secara resmi belum dikonfirmasikan kepada pihaknya.

Taliban menculik 23 misionaris itu pada 19 Juli lalu. Kelompok penginjil itu sedang menjalankan misi bantuan kemanusiaan di negeri tersebut. Milisi Islam garis keras itu ingin menukar tawanannya dengan delapan orang Taliban yang ditahan di penjara Afganistan, tapi pemerintah menolak memenuhinya.

Sejauh ini, Taliban telah membunuh dua sanderanya dan mengancam akan membunuh lebih banyak lagi sandera bila pemerintah Afganistan tetap melakukan pertukaran tawanan.

Juru bicara Taliban, Qari Yusuf Ahmadi, mengatakan 21 orang yang disandera sejak dua pekan lalu itu masih hidup. Dua sandera wanita, kata Ahmadi, sakit parah dan bisa meninggal sewaktu-waktu. Seorang dokter kepala sebuah klinik swasta di Afganistan mengatakan para dokter sedang mencoba menjenguk para sandera dan membawakan obat-obatan bagi mereka.

l ALJAZEERA | AFP | AP | NGARTO F


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ikhwanul Muslimin Minta Taliban Bebaskan Sandera
Warga Korea Selatan Yang Ditawan Taliban Masih Hidup
Dua Korea Masih Berselisih Soal Perbatasan Laut
Korea Selatan Siap Kirim Bantuan Beras Ke Korea Utara
Bentrok Baru Pakistan-Afganistan di Perbatasan
Taliban Bunuh Wartawan Afganistan
Pemerintah Afganistan Bikin Madrasah Sendiri
Operasi di Afganistan Selatan Tewaskan 69 Taliban
Ledakan Bom di Kabul
Gerilyawan Taliban Rebut Sebuah Kota Afganistan
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk104856 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data