Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Bush Kunjungi Korban Runtuhnya Jembatan Misissipi
Sabtu, 04 Agustus 2007 | 09:19 WIB

TEMPO Interaktif, MINNEAPOLIS:
Setelah Ibu Negara Amerika, Laura Bush mengunjungi korban runtuhnya jembatan di atas sungai Misissipi, Minneapolis kemarin, Presiden Bush dijadwalkan berkunjung hari ini (4/8).

"Pemerintah federal harus merespon cepat untuk menolong masyarakat. Untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap hidup, jembatan ini harus kembali dibangun secepatnya," kata Bush kemarin.

Pemerintahan Bush merespon atas tragedi runtuhnya jembatan di sungai Misissipi itu pada Kamis (2/8). Bush langsung meminta koordinasi pembersihan reruntuhan dan pembangunan ulang jembatan kepada pejabat terkait.

Sementara itu, hingga hari ketiga, regu penyelamat yang terdiri atas penyelam dan pemadam kebakaran masih mencari kemungkinan korban di dalam sungai. Diperkirakan terdapat ratusan kendaraan yang saat jembatan runtuh, sedang melintas di atasnya.

Namun, di luar dugaan hanya 5 orang tewas yang hingga kini ditemukan. Korban cedera berjumlah 100 orang, 28 diantaranya masih dirawat di rumah sakit, dan lima kritis. "Kami terkejut hanya sedikit orang yang luka serius dan tewas," kata pejabat kepala pemadam Minneapolis, Jim Clack.

Dia memprediksi dengan pencarian yang sudah insentif selama tiga hari ini, timnya tidak akan menemukan jumlah korban tewas tambahan. "Ini keajaiban," ujarnya.

AP/AFP/Rafly Wibowo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Badan Atom Pastikan Reaktor Nuklir Korea Ditutup
Bush Pilih Pengganti Wolfowitz Pekan Ini
Dewan Direktur Bank Dunia Tentukan Nasib Wolfowitz
Gedung Putih Cabut Dukungan terhadap Wolfowitz
Uni Eropa Tuntut Komitmen Amerika Bebaskan Visa
Iran Bebaskan 15 Pelaut Inggris
Ketua DPR Amerika Kunjungi Suriah
Amerika Menimbang Traktat Tak-Menyerang ASEAN
Bekas Wakil Presiden Irak Digantung
Puluhan Ribu Orang Besok Berdemo di Washington
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk104926 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data