|
Perancis Buka Kerja Sama Senjata dengan Libya
Sabtu, 04 Agustus 2007 | 09:43 WIB
TEMPO Interaktif, PARIS:
Libya sepakati perjanjian senjata dengan instansi penerbangan dan antariksa Eropa (EADS), Jumat malam (3/8).
Menteri Pertahanan Perancis, Herve Morin, mengatakan surat perjanjian itu diteken kedua negara untuk pembelian misil anti-tank dan sistem radio komunikasi dengan nilai EUR 296 juta atau sekitar Rp 3,6 triliun.
Kerja sama ini merupakan yang pertama bagi Libya setelah embargo senjata terhadapnya di cabut pada 2004 lalu. "Pembukaan embargo obat bagi Libya telah membuka pula jalur kontrak senjata," kata Saiful Islam Kadhafi, anak presiden Moamer Kadhafi.
Kontra terhadap aksi pemerintah Perancis itu langsung dilancarkan kubu oposisi. "Tidak ada barter jika tidak ada perubahan, kenapa buat kontrak senjata dengan rezim Kadhafi, yang bertanggung jawab terhadap segenap aksi teroris?" berang ketua partai sosialis, Francois Hollande.
Morin yang mewakili pemerintahnya berkilah kontrak itU merupakan kesepakatan antara perusahaan (EADS) dan negara. "Disetujui secara resmi oleh presiden sebelumnya, Jacques Chirac," kata dia.
AFP/Rafly Wibowo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|