Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Krisis Listrik Melanda Gaza
Senin, 20 Agustus 2007 | 21:18 WIB

TEMPO Interaktif, Kota Gaza: Sejumlah besar wilayah di Jalur Gaza ahri ini gelap-gulita sejak pembangkit listrik terakhir dipadamkan pada Ahad lalu. Generator dan lilin ludes dari rak-rak toko dan pasar ketika penduduk menimbunnya untuk mengantisipasi krisis energi yang tak menentu ini.

Krisis listrik melanda wilayah Palestina paling padat itu sejak Uni Eropa menghentikan pengiriman bahan bakar bantuan untuk pembangkit listrik tersebut pada Jumat lalu.

"Hidup kami makin menjadi susah," kata Umm Jaber, perempuan berusia 40 tahun, di Kota Gaza. "Mereka telah menutup perbatasan, mereka lalu menghapus pekerjaan. Kini mereka mematikan listrik, besok mereka akan mengambil udara kami pula," kata ibu enam anak itu.

Pemadaman listrik ini menjadi pukulan termutakhir terhadap wilayah yang praktis ditutup oleh Israel sejak gerakan Islam Hamas mengambil alih kendali kawasan itu dari tangan Fatah dua bulan lalu.

Pemadaman ini dimulai Jumat lalu ketika satu-satunya pembangkit listrik di Gaza mematikan tiga dari empat generatornya karena pasokan minyak solar seret setelah Israel menutup pintu perlintasan Nahal Oz, jalur masuk bahan bakar itu, dengan alasan keamanan.

Israel membuka kembali jalur itu Ahad lalu, tapi pasokan solar tak dapat dikirim karena Uni Eropa, yang selama ini mendanai pasokannya, menunda pembayaran karena "alasan keamanan".

"Wakil Uni Eropa meminta kami tak mengirim solar (ke Gaza) karena tak ada jaminan bahwa kami akan mendapat jaminan pembayaran atas bahan bakar itu," kata perusahaan minyak Dor Alon dalam pernyataannya.

Alix de Mauny, juru bicara Uni Eropa, membenarkan bahwa pihaknya telah menunda pembayaran minyak tersebut, tapi menyatakan keputusan tetap belum diambil.

l AFP | BBC | AP | IWANK


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Fatah Bekukan 3.400 Rekening Hamas
Parlemen Inggris Kecam Pemboikotan Hamas
Israel Gusur Yahudi Liar di Tepi Barat
Olmert dan Abbas Bertemu di Yeriko
Hassan Nasrallah Mengancam Israel
Tony Blair Melawat ke Timur Tengah
Mahmud Abbas Bubarkan Kabinet Palestina
Shimon Peres Terpilih Sebagai Presiden Israel
Hamas Ultimatum Fatah Agar Menyerah
Bantuan Bakal Membawa Stabilitas Palestina
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105959 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pembangunan Taman Ayodya Molor
Persib Kalah, Bobotoh Rusuh di Siliwangi
Dede Jusuf Anggap, Kerusuhan Tak Bisa DIhindari "
Persib Takluk Di tangan Persija
Penjualan Selama IIMS 2008 akan Capai Rp 2 Triliun

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data