Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Abdullah Gul Jadi Presiden Turki
Selasa, 28 Agustus 2007 | 22:37 WIB

TEMPO Interaktif, Ankara: Parlemen Turki hari ini memilih Menteri Luar Negeri Abdullah Gul sebagai presiden negeri itu. Gul menjadi kepala negara pertama yang berlatar belakang Islam di republik sekuler itu. Dia menggantikan Presiden Ahmet Necdet Sezer.

Gul, yang dicalonkan partai berkuasa Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), meraih 339 suara dari 550 anggota parlemen dalam pemilihan presiden tersebut. Dia menyingkirkan dua pesaingnya, Sabahattin Cakmakoglu dari Partai Aksi Nasionalis dan Tayfun Icli dari Partai Kiri Demokratik, yang masing-masing memperoleh 70 dan 13 suara.

Meskipun Gul sudah berjanji akan menjunjung sekularisme, kaum sekuler, termasuk militer, tetap curiga Gul dan AKP memiliki agenda Islam tersembunyi. Terlebih, Hayrunnisa, istri Gul, memakai jilbab, yang berdasarkan undang-undang dilarang dikenakan di kantor pemerintahan dan sekolah. Atribut-atribut keagamaan memang dilarang semenjak Bapak Bangsa Ataturk menjadi presiden pertama negeri ini.

Namun survei terbaru yang dilansir Konda, lembaga riset independen terpandang di sana, mendapati nyaris tiga perempat warga Turki tak keberatan dengan Ibu Negara mereka mengenakan jilbab. "Sebanyak 72% responden bilang itu wajar," kutip harian Milliyet.

Pihak militer memperingatkan sedari awal bahwa mereka akan bertindak bila diperlukan untuk melindungi republik sekuler Turki itu. "Tak akan ada konsensi apapun!" ujar Kepala Staf Angkatan Darat Turki Jenderal Yasar Buyukanit.

| AP | AFP | BBC |


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menlu Abdullah Gul Maju Lagi Calon Presiden Turki
Tentara Turki Menyusup Ke Irak Buru Gerilyawan Kurdi
Dewan Eropa Peringatkan Militer Turki Urungkan Intervensi
Gempa Moderat Guncang Turki Bagian Timur
Paus Dukung Turki Masuk Uni Eropa
Korban Tewas Banjir Turki Menjadi 39 Orang
Pembajak Turkish Airlines Ingin Suaka Politik
Novelis Turki Bebas dari Dakwaan Penghinaan
Turki Was-was Kisruh Bendera Kurdi di Irak
Bom Serang Kawasan Wisata Turki, 21 Orang Cedera

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106465 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data