Amerika Tak Kuatir Kesepakatan Nuklir Rusia dan Australia
Kamis, 06 September 2007 | 16:19 WIB
TEMPO Interaktif, Sydney: Amerika Serikat tak peduli prospek kerja sama penjualan uranium Australia kepada Rusia untuk kepentingan sipil yang bakal diteken besok. Demikian dikemukakan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleezza Rice di Sydney, Australia.
"Itu tak masalah buat kami," kata Rice, tengah malam tadi di televisi Australia. "Rusia punya banyak senjata, sudah nyata. Perang Dingin telah menghasilkan (senjata nuklir) lebih dari cukup."
Perdana Menteri Australia John Howard diperkirakan meneken kesepakatan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin besok, dalam rangkaian forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC).
Pejabat Australia menuturkan, uranium bakal dipakai keperluan sipil di Rusia yakni di reaktor-reaktor pembangkit listrik. Selain itu perjanjian juga memasukkan komitmen pengamanan pencegahan terhadap penjualannya kepada negara ketiga. AFP/dwi arjanto





