close

Hadiah Ramadhan bagi Tahanan Irak

Kamis, 13 September 2007 | 15:54 WIB

TEMPO Interaktif, Baghdad: Militer Amerika Serikat di Irak mengumumkan akan membebaskan 50-80 tahanan Irak per hari selama bulan Ramadhan. Bagi kaum Sunni, puasa pertama mulai hari ini, sedangkan golongan Syiah baru besok.

“Para tahanan yang akan dibebaskan adalah mereka yang dianggap tidak perlu lagi dikurung untuk alasan keamananyang sangat penting,” kata Komandan Satuan Tugas 134 Mayor Jenderal Douglas Stone dalam pernyataan tertulisnya kemarin.

Ia menegaskan, tahanan Sunni maupun Syiah akan diperlakukan adil. “Ini sama sekali proses non-sekatrian dan non-politik,” Stone menegaskan. Saat ini terdapat sekitar 20 ribu warga Irak yang mendekam di penjara Amerika di Kamp Bucca, Basrah, dan Kamp Cropper, Baghdad.

AFP/Faisal Assegaf

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan