Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Alan Greenspan: Masalah Irak Adalah Minyak
Senin, 17 September 2007 | 20:48 WIB

TEMPO Interaktif, Washington: Alan Greenspan, mantan pemimpin bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) , hari ini memicu kehebohan dengan pengakuannya soal Irak.

"Saya sedih bahwa secara politis susah mengakui apa yang semua orang sudah tahu--perang Irak secara luas adalah soal minyak," tulisnya dalam memoarnya, The Age of Turbulence: Adventures in a New World, yang akan dirilis besok.

Namun, dalam wawancaranya dengan The Washington Post, Greenspan meluruskan bahwa menyelamatkan cadangan minyak dunia "bukanlah motif pemerintah (Amerika)", tapi memberi Gedung Putih sebuah peluang bahwa menggusur Saddam Hussein itu penting bagi ekonomi global.

"Saya cuma menyatakan bahwa jika seseorang bertanya, 'Apakah kita untung dengan menggeser Saddam?', saya akan bilang itu esensial," kata Greenspan, yang memimpin The Fed selama 1987-2006.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates mengaku menghormati Greenspan, tapi menolak tuduhan bahwa kehausan akan minyak mentah menjadi alasan invasi ke Irak pada Maret 2003.

"Saya tahu dugaan yang sama telah dibuat terhadap Perang Teluk pada 1991, dan saya juga tak percaya hal itu benar," kata Gates kepada televisi ABC.

l AFP | ABC | IWANK


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Badai Humberto Hantam Texas
Hadiah Ramadhan bagi Tahanan Irak
Usamah bin Ladin Akan Muncul di Video
67 Persen Masyarakat Ingin Amerika Meninggalkan Irak
Rusia Impor Uranium Australia
Cina dan Australia Bahas Kerja Sama Keamanan
Tentara Inggris Tinggalkan Kota Basrah, Irak
Tentara Amerika Tahan Diplomat Iran
Prancis Serukan Penarikan Pasukan dari Irak
Bantuan Pangan Amerika Rugikan Kenya
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk107822 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< September,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data