Pemimpin Top Khmer Merah Ditangkap
Rabu, 19 September 2007 | 14:21 WIB
TEMPO Interaktif, Phnom Penh: Pemimpin top Khmer Merah, Nuon Chea siang tadi ditahan oleh pihak pengadilan genosida yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa. Demikian disebut pejabat pengadilan setelah polisi sebelumnya menangkapnya di rumahnya di barat laut Kamboja.
"Nuon Chea tiba di pengadilan. Dia dibawa ke kantor wakil jaksa penyidik...pada eksekusi perintah penangkapan," kata juru bicara pengadilan, Reach Sambath kepada AFP di Ibu Kota Kamboja, Phnom Penh. Sambath mengatakan Chea bakal resmi dituntut, tapi belum diketahui detilnya.
Chea, 82 tahun, dikenal sebagai "Saudara Nomor Dua", adalah satu pemimpin rezim Khmer Merah dibawah Pol Pot dengan kedudukan letnan. Ia dituding arsitek kunci rezim yang memberlakukan kebijakan eksekusi yang keji di masa lalu.
Kedudukan Chea dalam hirarki rezim komunis cukup tinggi dan berperan dalam pengambilan kbijakan yang membuatnya menjadi tersangka dalam kejahatan rezim 1975-1979. Peradilan Khmer Merah terbentuk tahun lalu dan mulai bersidang. Lebih dari 2 juta rakyat Kamboja tewas akibat kelaparan, penyakit dan kerja paksa, atau dieksekusi Khmer Merah. AFP/dwi arjanto





