Politisi Libanon Tewas Dibunuh
Kamis, 20 September 2007 | 21:48 WIB
TEMPO Interaktif, Beirut:Para pemimpin di Libanon Kamis (20/9) kemarin sepakat akan tetap menggelar pemilihan presiden di parlemen menyusul tewasnya seorang anggota parlemen Libanon anti Suriah, Rabu lalu. Perdana Menteri Suriah Fuad Siniora berjanji Libanon akan memiliki presiden baru.
"Tukang teror tak akan bisa menundukkan kami dan membungkam kami," kata Siniora. "Sedahsyat apapun konspirasi (teroris) itu parlemen akan tetap memilih presiden baru." Koalisi utama di parlemen pun bersiap-siap bertemu pada Selasa depan.
Sebuah ledakan bom berkekuatan besar Rabu kemarin menewaskan Antoine Ghanim dan enam orang lainnya. Ledakan juga menciderai 67 orang lainnya serta menghancurkan sejumlah mobil dan merusak beberapa gedung di sekitar distrik Sin al-Fil.
Ghanim, 64 tahun, merupakan anggota Partai Kristen Phalange yang selama ini dikenal anti-Suriah. Dia tewas dua hari sepulangnya dari pengasingan. Ghanim merupakan tokoh anti-Suriah kedelapan yang tewas dibunuh.
Sejumlah kalangan koalisi di parlemen menuding Suriah ada di balik aksi bom mobil itu. Tapi Damaskus membantah tudingan itu sebagaimana tujuh tuduhan pembunuhan lainnya. Termasuk tewasnya Perdana Menteri Rafik Hariri pada 2005.
"Pembunuhan itu murni kriminal," demikian dikatakan Damskus dalam pernyataan resmi mereka sebagaimana dikutip AFP. Namun Siniora menulis surat pada Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ia meminta lembaga dunia itu menyelidiki kematian Ghanim.
Teror di Libanon
14 Feb 2005:
Perdana Menteri Rafik Hariri tewas dihajar bom mobil di Beirut. Suriah dan kelompok pro-Suriah di Libanon dituding pelakunya.
2 Jun:
Wartawan anti-Suriah Samir Kassir tewas setelah mobilnya meledak.
21 Jun:
Politisi anti-Suriah George Hawi tewas akibat bom mobil.
12 Des:
Politisi dan jurnalis anti-Suriah Jubran Tueni mati karena bom mobil.
21 Nov 2006:
Menteri Perindustrian Libanon Pierre Gemayel mati ditembak.
13 Jun 2007:
Anggota parlemen anti-Suriah Walid Eido tewas dihajar bom di Beirut Barat.
19 Sep:
Antoine Ghanim mati akibat serangan bom mobil di wilayah Nasrani di Sin al-Fil, Beirut.
| AP | AFP | BBC | NAHARNET | ANDREE PRIYANTO





