Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Xanana Akan Beri Keterangan Tertutup kepada Komisi Kebenaran
Minggu, 23 September 2007 | 22:00 WIB

TEMPO Interaktif, Dili: Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao dan Panglima Tinggi Tentara Timor Leste Taur Matan Ruak akan memberikan keterangan secara tertutup dalam dengar pendapat dengan Komisi Kebenaran dan Persahabatan pada 25-27 September di Dili. Alasannya, mereka banyak kesibukan dalam urusan pemerintahan baru ini.

"Ini permintaan mereka untuk memberikan kesaksian secara tertutup, jadi kami tidak memaksa mereka untuk hadir dalam acara dengar pendapat terbuka," kata Ketua Komisi Kebenaran untuk Timor Leste Leste Deonisio Babo di Hotel Timor, Dili, hari ini.

Para komisioner Komisi dari Indonesia telah tiba di Dili. Salah satunya adalah Ketua Komisi Kebenaran dari Indonesia Benjamin Mangkoedilaga.

Deonisio Babo menyatakan dengar pendapat kelima Komisi yang digelar di Dili ini sebagai penyelenggaraan terakahir. Empat kali acara dengar pendapat sebelumnya telah digelar di Denpasar dan Jakarta.

Dalam kesempatan itu Komisi akan menghadirkan beberapa saksi pascajajak pendapat 1999, seperti Thomas Aquino Gonsalves, Rui Emiliano Texeira, Teotino Assis, Fransisco Lopes de Carvalho, Jhony Marques, Jhony Franca, Marcus Baquin dan Sancho Ramos de Reisreicaon.

Hari ini Komisi melakukan kunjungan kehormatan ke Perdana Menteri Xanana Gusmao, beberapa pejabat tinggi pemerintahan dan pimpinan politik Timor Leste serta Jaksa Agung. Kunjungan kerja Komisi ke Jaksa Agung untuk memperoleh dokumen tambahan yang berkaitan dengan peristiwa tahun 1999 di Provinsi Timor Timur, Indonesia.

JOSE SARITO AMARAL (DILI)

Dari Arsip Majalah TEMPO
Susahnya Mengunjungi Tetangga  | 13 Mei 1999
Kay Rala Xanana Gusmao: "Saya Menaruh Harapan pada Amien Rais" | 10 November 1998
Pasukan PBB Belum Perlu  | 20 April 1999
Bagaimana Menerjemahkan Xanana?  | 13 April 1999
Wawancara Xanana Gusmao  | 13 April 1999
Genderang Perang Ditabuh Xanana? | 13 April 1999
Kisah Martir yang Tak Beruntung  | 26 Juli 2004
Albright Tawarkan Polisi PBB  | 09 Maret 1999
Tim-Tim: Hukum di Indonesia  | 14 Pebruari 1999
Tim-Tim: Sikap Xanana Gusmao  | 14 Pebruari 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Horta Minta KKP Abaikan Suara PBB
Reinado Tolak Diadili Hakim Portugal
Pemerintah Desak Alkatiri Kosongkan Rumah Dinas
Alkatiri Tampik Bantuan Asing
Xanana Prioritaskan Masalah Keamanan
Xanana Bentuk Tim Dialog
Alkatiri Kecam Pemerintahan Xanana
Kasus Reinado Diserahkan ke Xanana
Alkatiri: Pasukan Australia Pulang Saja
Horta Berpidato dalam Bahasa Indonesia di Hari Kemerdekaan RI
> selengkapnya...

Website

U.S. Department of State
United Nations (PBB)
Departemen Luar Negeri

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk108215 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Tuntutan Artalyta Dibacakan Hari Ini
Gempa 5,4 Scala Richter Goyang Maluku
Kualitas Pemain Lokal Meningkat
Jakarta Berawan
Hari Ini Warga NTB Pilih Gubernur-Wakil Gubernur

<< September,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data