Amnesty Minta Dokter Menolak Suntik Mati

Kamis, 04 Oktober 2007 | 22:31 WIB

TEMPO Interaktif, London: Organisasi hak-hak asasi manusia Amnesty International hari ini menyerukan agar para dokter dan perawat menolak mengeksekusi tahanan dengan injeksi mematikan karena melanggar etika mereka.

"Ada konsensus global dalam profesi medis bahwa keterlibatan profesional kesehatan dalam eksekusi, khususnya dengan metode yang memakai teknologi dan pengetahuan medis, adalah pelanggaran etika medis," kata Jim Welsh, koordinator kesehatan dan hak-hak asasi manusia Amnesty.

Menurut Amnesty, sejak 1982 ratusan orang di seluruh dunia telah dibunuh dengan injeksi maut, termasuk 919 orang di Amerika Serikat dan diperkirakan ribuan orang di Cina, karena negeri itu tak pernah merilis jumlahnya.

l AFP






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: