Bhutto Diancam Dibunuh

Rabu, 24 Oktober 2007 | 14:31 WIB

TEMPO Interaktif, Karachi: Kurang dari sepekan setelah usaha pembunuhan dirinya, mantan perdana menteri Pakistan Benazir Bhutto kembali mendapat ancaman pembunuhan hari ini.

Menurut pengacaranya, Faruk H. Naik, ancaman itu dikirim lewat surat yang diletakkan di depan ruangannya di kantor Asosiasi Pengacara Islamabad. Surat dua halaman itu ditulis dalam bahasa Urdu (bahasa nasional Pakistan) oleh seseorang yang mengaku pemimpin pengebom bunuh diri serta teman Al-Qaidah dan Usamah Bin Ladin.

Bhutto mengatakan kepada para wartawan di rumahnya di Karachi, pelaku mengancam menyembelihnya seperti kambing. "Ada pihak yang ingin membunuh kami karena mereka takut Partai Rakyat Pakistan bakal menang pemilu dan demokrasi akan kembali," katanya.

Saat ia tiba di Karachi dari pengasingan selama delapan tahun, 18 Oktober lalu, iringan para pendukungnya diguncang serangan bom bunuh diri. Sebanyak 136 orang tewas dan 387 lainnya terluka.

Faisal Assegaf/AFP






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: