Chavez Larang Demonstrasi Menjelang Referendum

Senin, 05 November 2007 | 21:02 WIB

TEMPO Interaktif, Karakas: Presiden Venezuela Hugo Chavez hari ini mengancam akan melarang unjuk rasa yang dipimpin oposisi untuk menentang perubahan konstitusi kontroversialnya, yang akan diputuskan rakyat melalui referendum pada 2 Desember nanti.

Ancaman ini keluar setelah demonstrasi mahasiswa pada Jumat lalu berbuah kerusuhan, dengan dua mahasiswa dikabarkan terbunuh dan empat lainnya luka-luka terkena tembakan. Chavez menuduh lawan politiknya berencana menaikkan suhu politik. "Tak akan kami izinkan mereka mengalirkan darah ke jalan-jalan Venezuela," katanya.

Amendemen konstitusi ini akan memungkinkan Chavez--yang sudah dua kali menjabat presiden--dipilih kembali. Ia juga akan membuat pemerintah dapat mengambil alih aset swasta tanpa izin pengadilan dan menghapus otonomi bank sentral.

l AP | AFP






Komentar Anda

Kirim