Bhutto Dikenakan Tahanan Rumah
Jum'at, 09 November 2007 | 13:52 WIB
TEMPO Interaktif, Islamabad: Presiden Pervez Musharraf mulai hari ini menerapkan tahanan rumah bagi mantan perdana menteri Benzir Bhutto mencegah ia ikut dalam demo menentang sttaus darurat.
Beberapa jam sebelumnya, ratusan polisi memblokade rumah Bhutto di kawasan rindang di Ibu Kota Islamabad dengan barikade kawat berduri. Alhasil putri mendiang mantan presiden Zulfikar Ali Bhutto itu tidak bisa keluar rumah memimpin demonstrasi di Rawalpindi yang dijadwalkan hari ini.
"Ia dikenakan status tahanan rumah," kata seorang pejabat senior pemerintah yang enggan disebutkan identitasnya saat seorang hakim memasuki rumah Bhutto untuk menyerahkan surat perintah penahanan.
Tentu saja tindakan ini mendapat kecaman dari Partai Rakyat Pakistan (PPP) yang dipimpin Bhutto. "Ini penahanan ilegal terhadap pemimpin demokratis," ujar senator Amwar Baig, salah seorang pemimpin senior partai itu.
Meski begitu, juru bicara Bhutto, Nahid Khan, yakin ia bisa meninggalkan rumah di tengah penjagaan ketat polisi. "Ia akan keluar memimpin pawai," katanya.
AFP/Faisal Assegaf





