|
Warga Palestina Pesimis Atas Pertemuan Annapolis
Senin, 12 November 2007 | 17:08 WIB
TEMPO Interaktif, Yerusalem: Lebih dari dua pertiga warga Palestina yang disurvei di Tepi Barat dan Gaza mendukung negoisasi perdamaian dengan Israel, tapi prosentase yang sama menduga konferensi perdamaian yang digelar akhir tahun ini bakal gagal. Demikian sebuah survei yang hasilnya diumumkan hari ini di Yerusalem.
Dalam poling Pusat Media dan Komunikasi Yerusalem menyebut 67,9 persen warga Palestina mendukung negoisasi damai, tapi 62 persen yakin konferensi perdamaian yang disponsori Amerika Serikat yang digelar di Annapolis, Maryland, bakal buntu.
Konferensi internasional yang dijadwalkan akhir tahun ini bertujuan meluncurkan kembali proses perdamaian Timur Tengah setelah rangkaian perundingan gagal tujuh tahun lalu saat mulai meletupnya kekerasan kedua Palestina.
Angka yang mendukung perundingan perdamaian meningkat ketimbang sebelumnya, seiring dukungan terhadap Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas (18,3 persen) dan kepercayaan atas Partai Fatah (40 persen).
Dukungan terhadap gerakan Hamas turun menjadi 19,7 persen daripada 29,7 persen pada September 2006. Tapi dalam hal isu paling panas konflik Timur Tengah, mayoritas warga Palestina tentang posisi status negara Israel tetap ditolak.
Soal Yerusalem, 52,9 persen mengatakan "harus menjadi ibu kota seluruh Muslim". Hanya 26,3 pesen yang mengatakan Yerusalem timur seharusnya menjadi ibu kota negara Palestina dan Yerusalem barat menjadi ibu kota Israel.
Poling itu dilakukan pada 3-6 November lalu terhadap 1200 warga Palestina dewasa dari Tepi Barat dan Jalur Gaza. AFP/dwi arjanto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|