Rusia Sumbangkan Kendaraan Militer ke Fatah
Kamis, 22 November 2007 | 20:03 WIB
TEMPO Interaktif, Yerusalem: Milisi Fatah yang dipimpin Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas dalam beberapa bulan mendatang tampaknya bakal semakin kuat setelah Perdana Menteri Israel Ehud Olmert mengizinkan Rusia menyumbangkan 50 kendaraan militer ringan.
"Perdana menteri menyetujui pengiriman 50 kendaraan militer ringan," kata Miri Eisin, juru bicara pemerintah Israel.
Eisin menjelaskan, sebanyak 25 unit kendaraan itu bakal ditempatkan di Nablus, Tepi Barat. Di kota ini pula, ratusan polisi Palestina mulai bertugas sejak awal bulan ini setelah diizinkan negara Yahudi itu. Sedangkan sisanya bakal diterjunklan di selatan Tepi Barat.
Tentu saja sumbangan ini dikecam Hamas. Mereka menuding pasukan keamanan Fatah sekarang merupakan bagian dari Shin Beth, dinas rahasia dalam negeri Israel. "Kami menyerukan rakyat dan kombatan kami melawan mereka," kata Brigade Izzudin al-Qassam, sayap militer Hamas, dalam pernyataan tertulisnya.
Sebenarnya, sumbangan kendaraan militer bagi Fatah itu telah disetujui Perdana Menteri Ariel Sharon dua tahun silam. Namun itu, pengirimannya dihentikan setelah Hamas memenangkan pemilu parlemen Januari 2006.
Kendaraan serupa pernah disumbangkan Israel ke Gaza setelah Perjanjian Oslo 1993. Namun banyak yang rusak setelah Israel melancarkan serangan udara pasca intifadhah kedua pada 2000.
AFP/Faisal Assegaf
Topik :






Komentar Anda :