Militer Thailand Berjanji Tak Campuri Pemilu

Kamis, 29 November 2007 | 01:04 WIB

TEMPO Interaktif, Bangkok: Kepala Angkatan Bersenjata Thailand kemarin menyebut bahwa militer tak bakal bermain dalam peran apapun dalam pemilihan umum bulan depan, yang pertama kali digelar sejak kudeta tak berdarah tahun lalu.

"Saya gariskan bahwa militer netral. Pendirian kami sudah jelas --kami tak bakal terlibat dalam politik," tegas Jendral Anupong Paojinda kepada wartawan di Bangkok, Thailand. "Angkatan bersenjata tak melibatkan diri dalam pemilu."

Anupong bagian dari klik militer yang mengambil kekuasaan pada September 2006 setelah pendongkelan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra yang kini tinggal di pengasingan di Inggris.

Para sekutu Thaksin telah membentuk kelompok lagi dengan kendaraan Partai Kekuatan Rakyat (PPP) yang telah menuding para perwira militer mengancam para kandidat mereka dalam pemilu 23 Desember mendatang.

Jendral Anupong membantah apapun intimidasi oleh militer, dan berjanji menghargai hasilnya jika PPP menang, bahkan jika perdana menteri yang baru memecat dirinya. "Saya bakal mematuhi perintah jika politisi memberhentikan saya, jika publik menghendaki demikian. Saya tak berniat melakukan kudeta untuk saya sendiri," tuturnya.

PPP dan Partai Demokrat adalah partai politik yang bakal bersaing ketat dalam pemilu.

AFP/dwi






Komentar Anda

Kirim