Australia Tarik Pasukannya dari Irak Tahun Depan
Jum'at, 30 November 2007 | 12:08 WIB
TEMPO Interaktif, Sydney: Perdana Menteri Australia Kevin Rudd membayar janjinya. Pagi tadi dia bakal menarik 550 pasukan tempur Australia dari Irak menjelang pertengahan tahun depan. Rudd baru saja terpilih meyakinkan pada pemilu Sabtu lalu mengalahkan veteran konservatif John Howard.
Saat kampanye, ia berjanji menarik pasukan tempur dari Talil di selatan Irak jika terpilih. Namun dia bakal masih menempatkan sejumlah tentara Australia, termasuk menyediakan keamanan di kedutaan Australia di Bagdad.
"Barisan pasukan tempur di Irak, kami bakal menariknya pulang sekitar pertengahan tahun depan," kata Rudd kepada sebuah stasiun radio Melbourne hari ini. "Kami tak memulai diskusi dengan Amerika Serikat soal itu. Kami bakal menggelar pertemuan dengan duta besar Amerika sebelum terlalu lama merancang proses yang tepat."
Australia, sekutu dekat Amerika dalam invasi ke Irak tahun 2003 punya 1500 tentara yang terlibat dalam operasi di sana, meskipun kebanyakan berada di luar negeri. Hanya 550 tentara tempur yang ditempatka di sebelah selatan yang menjadi subyek penarikan Rudd.
AFP/dwi arjanto





