Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Aneka Tudingan Mempersoalkan Kemenangan Putin
Selasa, 04 Desember 2007 | 01:44 WIB

TEMPO Interaktif, Moskow: Seperti diduga sebelumnya, partainya Presiden Vladimir Putin menang telak dalam pemilihan umum parlemen Rusia yang digelar Ahad lalu. Hingga semalam, dengan 98 persen suara yang telah dihitung, partai United Russia digawangi Putin sudah menangguk 64,1 persen suara.

Menurut Komisi Pusat Pemilihan (CEC) Rusia, hasil tersebut memberi partai tersebut mayoritas secara konstitusional lebih dari dua pertiga kursi di dewan perwakilan, Duma.

Partai Komunis tertinggal jauh dengan raihan 11,6 persen. Dua partai lainnya yang pro-Kremlin -partai ultranasionalis LDPR dan partai berhaulan kiri tengah, A Just Russia- menyabet 8,2 persen dan 7,8 persen.

"Legitimasi parlemen Rusia tanpa ragu telah meningkat," sambut Putin dengan wajah cerah kepada wartawan setelah mengunjungi pusat riset antariksa di Moskow kemarin.

"Jelas sekali bahwa rakyat Rusia tak bakal membiarkan negeri mereka jatuh dalam jalur destruktif sebagaimana negeri pecahan bekas Soviet," ujar Putin lagi merujuk kepada revolusi populer pro Barat yang terjadi di Georgia, Kyrgystan dan Ukraina.

Ribuan anggota gerakan muda Kremlin, Nashi langsung bersorak dengan pawai di pusat Moskow. Hampir 10 ribu demonstran menenteng aneka plakat diantaranay bertuliskan "Kemenangan Milik Kami" dan "Para Pengkhianat Tak Bakal Berkuasa".

"Kami merayakan kemenangan dan kami ingin membela kota kami sebab semua unsur provokasi diduga dari The Other Russia yang ingin mendeklarasikan pemilu cacat," kata Daria Kuleshova, 20 tahun, anggota Nashi.

Namun ketidakpuasan dan tudingan kecurangan kadung meruyak. Kubu komunis, seperti halnya partai-partai liberal yang gagal mencapai batas threshold 7 persen buat meraih kursi parlemen, mengatakan pemilu kali ini salah satu paling curang dalam sejarah Rusia dan menyerukan protes.

Dari Brussels, Komisi Uni Eropa menolak memberi penilaian karena tengah sibuk menganalisa laporan-laporan dari sumber lain. Tanggapan Uni Eropa itu menyusul pernyataan oleh Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama Eropa (OSCE) bahwa pemilu parlemen Rusia gagal memenuhi standar yang bisa diterima.

"Pemilu itu gagal memenuhi sejumlah komitmen dan standar yang kami punya di OSCE dan Dewan Eropa," kata Goran Lennmarker, Kepala Majelis Parlementer OSCE yang mengawasi pemilu tersebut.

Kecaman pedas datang dari Garry Kasparow, bekas juara catur yang bergabung dalam gerakan The Other Russia. Menurutnya pemilu kali ini paling kotor dalam sejarah modern Rusia.

Tak aneh bila hasil pemilu memberi Putin hampir kendali sepenuhnya atas parlemen. Kemungkinan para kandidat pro Barat tersingkir, bahkan tak mungkin kembali.

"Saya cemas mereka telah habis," kata Masha Lipman dari lembaga kajian Moscow Carnegie Centre kemarin. "Oposisi (Rusia) telah mati."

AFP/BBC/dwi arjanto


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Partainya Putin Unggul Telak di Pemilu Parlemen Rusia
Georgia Darurat Pascakerusuhan
PM Zubkov Bisa Ikut Pemilu Presiden
Putin Bubarkan Pemerintahan Rusia
Rusia Impor Uranium Australia
Rusia Kucurkan Rp 9,4 Triliun untuk Militer Indonesia
Rusia Dituduh Mengebom Georgia
Tersangka Pembunuh Agen Litvinenko
Bekas Presiden Rusia Boris Yeltsin Meninggal
62 Tewas Terbakar di Panti Jompo Rusia
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk112806 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Rumah Mewah Terbakar, 10 Anjing Tewas
JPPR: Pelanggaran Terjadi diberbagai Wilayah
Pimpinan Partai Demokrasi Pembaruan Audiensi Dengan Jaksa Agung
Dada – Ayi Membuka Kampanye Terbuka Kota Bandung
50 Persen Irigasi di Jawa Barat Rusak

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data