|
Menteri Israel Takut Ditangkap
Kamis, 06 Desember 2007 | 18:09 WIB
TEMPO Interaktif, Yerusalem: Menteri Keamanan Publik Israel Avi Dichter membatalkan lawatannya ke London, Inggris, lantaran takut ditangkap dengan tuduhan penjahat perang.
"Menteri Dichter membatalkan kunjungannya karena diancam akan ditangkap di Inggris Raya. Ini situasi yang tidak bisa diterima," kata Barak Sari, juru bicaranya hari ini. Agendanya ke Inggris adalah ikut serta dalam pertemuan setelah konferensi perdamaian di Annapolis, Maryland, Amerika Serikat, 27 November lalu.
Sebagai mantan kepala Shin Beth, dinas rahasia dalam negeri Israel, Dichter terlibat dalam serangan ke Jalur Gaza lima tahun silam. Ketika itu sebuah pesawat pengebom Israel menjatuhkan bom seberat satu ton ke rumah Salah Shehade, pemimpin Brigade Izzudin al-Qassam, sayap militer Hamas. Selain Shahade, serangan itu menewaskan pengawalnya dan 15 warga sipil lainnya, kebanyakan anak-anak.
Kejadian serupa pernah terjadi pada Mei 2006. Israel membatalkan pengiriman para jenderalnya untuk belajar di akademi militer Inggris karena takut ditahan dengan tuduhan sebagai penjahat perang.
Pada September 2006, seorang pensiunan jenderal Israel, Doron Almog, menolak turun dari pesawatnya di Bandara Heathrow, London.
Inggris memang mengizinkan penyelidikan terhadap warga asing yang diduga melakukan kejahatan perang jika itu tidak bisa dilakukan negara yang bersangkutan. Alhasil, para jenderal negara Zionis itu takut menginjak kaki di Inggris.
AFP/Faisal Assegaf
INDEKS BERITA LAINNYA :
|