|
Pemimpin Partai Thailand Terlibat Suap
Kamis, 20 Desember 2007 | 21:27 WIB
TEMPO Interaktif, Bangkok: Juthamas Siriwan, pemimpin partai kecil Puea Pandin, hari ini mengumumkan pengunduran dirinya sebagai calon anggota parlemen dalam pemilihan umum Thailand, Ahad mendatang.
Kemunduran perempuan politikus itu terkait dengan tuduhan bahwa dia menerima suap ketika menjabat pemimpin Badan Pariwisata Thailand selama 2002-2006. Komisi Pemberantasan Korupsi (NCCC) sedang mengkaji kasus ini sebelum memutuskan memerkarakannya.
"Juthamas membantah semua tuduhan itu dan partai menilainya tak bersalah karena sejauh ini memang tak ada tuntutan hukum," kata Vachiramond Gunakasemtanavac, juru bicara Puea Pandin.
Kasus ini mencuat setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengumumkan telah menangkap Gerald Green dan istrinya, Patricia, di Los Angeles pada Kamis lalu. Pasangan itu didakwa menyuap pemerintah Thailand US$ 1,7 juta atau Rp 15,6 miliar untuk memenangi kontrak penyelenggaraan Festival Film Internasional Bangkok pada 2003, yang nilainya lebih dari Rp 92 miliar.
Amerika tak menyebut nama penerima suap, tapi mengatakan mereka adalah ketua festival dan pejabat Badan Pariwisata Thailand, penaja festival tersebut. Dalam penyelidikannya, Biro Penyelidik Federal (FBI) menemukan bukti bahwa pasangan Green telah mentransfer uang suap itu ke sejumlah rekening bank milik warga Thailand di Singapura, Inggris, dan New Jersey.
Juthamas membantah jika dikatakan terlibat dalam skandal itu. "Saya yakin bahwa saya tak terlibat. Jika penyidikan ini menyeret saya, saya akan menuntut balik mereka," katanya.
Dia menekankan bahwa kontrak dengan perusahaan Green, Film Festival Management, dilakukan dengan terus terang dan transparan. Dia menduga tuduhan yang diarahkan kepadanya hanya dampak dari konflik internal di perusahaan itu.
| AFP | BANGKOK POST | IWANK
INDEKS BERITA LAINNYA :
|