Berita terkait selengkapnya Susahnya Mengunjungi Tetangga (13 Mei 1999) Kay Rala Xanana Gusmao: "Saya Menaruh Harapan pada Amien Rais"(10 November 1998) Pasukan PBB Belum Perlu (20 April 1999) Bagaimana Menerjemahkan Xanana? (13 April 1999) Wawancara Xanana Gusmao (13 April 1999) Genderang Perang Ditabuh Xanana?(13 April 1999) Kisah Martir yang Tak Beruntung (26 Juli 2004) Albright Tawarkan Polisi PBB (09 Maret 1999) Tim-Tim: Hukum di Indonesia (14 Pebruari 1999) Tim-Tim: Sikap Xanana Gusmao (14 Pebruari 1999) Aisah Amini dan Logika Kolonialis (14 Pebruari 1999) Referendum untuk Timor Leste (09 Pebruari 1999) Kay Rala Xanana Gusmao: "Teriak 'Tangkap Wiranto!', Itu Mudah"(14 Juni 2004) Demi Masa Depan dan Supermi (07 Juni 2004) Menggaruk Punggung yang Tak Gatal (03 Maret 2003) Xanana Gusmao: "Anggota Kabinet Semuanya Orang Timor Loro Sa'e" (03 September 2001) Xanana Rayu Pengungsi Timor Timur (04 November 2002) Petualangan Sukarno dan Xanana (02 Juli 2001) Pesan Moral Xanana (12 Agustus 2002) Sebaiknya Presiden Megawati Pergi ke Dili (22 April 2002) Xanana Gusmao: Kehadiran Mega Penting untuk Perdamaian" (22 April 2002) Album (22 April 2002) Sosok seorang (bekas) fretilin(21 Desember 1991) Istimewa setelah xanana(19 Desember 1992) Menunggu Yang Turun Gunung(12 Desember 1992) Bobol, Penjaga Gawang Fretilin(28 November 1992) Kami Terus Menjepit Mereka(05 Desember 1992) Loyo Tanpa Xanana ?(05 Desember 1992) Macet lagi, macet lagi(26 Desember 1992) ( ) Bukan politik pedagang sayur(22 Mei 1993) Tak dijaring subversi(06 Pebruari 1993) Kisah burung di dalam sangkar(29 Mei 1993) Tiba saat aman(08 Mei 1993) Suara pelarian dari melbourne(02 Januari 1993) Hak asasi dan tim-tim hak asasi manusia(17 April 1993) Sidang tanpa debat(13 Pebruari 1993) Soal kunjungan YLBHI ke LP cipinang(09 April 1994) Harapan-harapan pada Komnas HAM(26 Maret 1994) Surat xanana, sanksi lopa(22 Januari 1994) Kecaman buat pengacara(22 Januari 1994)