Gaza Gelap Gulita

Senin, 21 Januari 2008 | 14:13 WIB

TEMPO Interaktif, Kota Gaza: Jalur Gaza dini hari ini menjadi gelap gulita setelah satu-satunya pembangkit listrik di wilayah itu terpaksa dimatikan.

Penghentian operasi ini akan mempengaruhi sekitar 600 ribu dari 1,5 juta warga yang tinggal di Gaza. "Kami harus mematikan pembangkit karena tidak ada bahan bakar," kata Rafiq Miliha, sang direktur. Ia memperingatkan situasi ini akan berpengaruh serius terhadap penduduk, rumah sakit, dan mesin pemurnian air.

Pasokan bahan bakar sama sekali dihentikan sejak Jumat pekan lalu lantaran kekerasan yang terus berlanjut di Jalur Gaza. Sejatinya, blokade terhadap wilayah ini sudah dilakukan setelah Hamas mengontrol Gaza, pertengahan tahun lalu.

Direktur Badan Pekerja dan Bantuan PBB (UNRWA) John Ging menegaskan hal ini akan mempengaruhi tiap aspek kehidupan warga sipil Palestina. "Para pasien di rumah-rumah sakit sangat kedinginan," katanya.

Dalam kegelapan, ratusan orang turun ke jalan-jalan di Kota Gaza. "Jangan sekap kami," teriak mereka.

AFP/Faisal Assegaf

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :