Taiwan Kirim Pesawat Militer ke Kepulauan Spratly

Rabu, 23 Januari 2008 | 19:26 WIB

TEMPO Interaktif, Taipei: Taiwan telah mengirim sebuah pesawat militer untuk pertama kalinya ke kepulauan Spratly yang disengketakan. Demikian pejabat Departemen Pertahanan Taiwan hari ini, diantara laporan rencana kunjungan oleh Presiden Chen Shui-bian.

"Pesawat C-130 telah mendarat di pulai Taiping pada Senin lalu dan kembali ke Taiwan hari itu juga," demikian pejabat pertahanan kepada AFP tanpa memberikan detilnya.

Koran United Daily News yang berbasis di Taipei edisi hari ini menulis Chen berencana ke Spratly sebelum pemilu presidensial 22 Maret mendatang buat menegaskan klaim Taipei atas kepulauan yang disengketakan di Laut Cina Selatan tersebut. Manuver ini diduga bakal memicu ketegangan di kawasan tersebut. Disebutkan pula, Chen yang lengser pada Mei setelah 8 tahun berkuasa bakal menumpang pesawat militer angkut C-130 di pulau Taiping, pulau terbesar di Spratly.

Lawatan itu, jika tetap dilakukan, bakal memicu protes dari sejumlah negara tetangga -termasuk rival Taiwan, Cina- yang juga mengklaim atas kepulauan tersebut.

Selama ini setidaknya ada 6 negara yang mengklaim kepulauan Spratly. Mereka adalah Cina, Taiwan, Vietnam, Brunei, Malaysia dan Filipina, sebagai bagian dari wilayah mereka. Spratly adalah gugus pulau yang kaya potensi kandungan minyak.

AFP/dwi arjanto






Komentar Anda

Kirim