|
Polisi Malaysia Antisipasi Percepatan Pemilu
Sabtu, 26 Januari 2008 | 16:37 WIB
TEMPO Interaktif, Sintok: Kepolisian Malaysia hanya mengizinkan sepuluh persen dari anggota dan pegawainya mengambil cuti sejak dua bulan depan hingga pemilihan umum selsai nanti. Hal ini untuk mengantisipasi pemilihan umum dipercepat dari rencananya pada Maret nanti.
"Kepolisian belum tahu kapan pemilihan umum akan diadakan. Jadi, kami tidak mau ambil risiko dengan membuat persiapan pada saat-saat terakhir," kata Direktur Manajemen Kepolisian Malaysia Datuk Abdul Razak Bokhari di Sintok, Kedah, Malaysia, hari ini.
Dalam wawancara dengan CNN pada Jumat lalu, Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi untuk pertama kalinya menyatakan keinginannya agar pemilihan umum dipercepat. Alasannya, "Menjalankan mandat dari rakyat itu baik, sehingga pemerintah dapat melanjutkan program-program pembangunannya," kata bdullah saat berada Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum.
| BERNAMA | THE STAR | KURNIAWAN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|