Mubarak: Takkan Ada Lagi Perobohan Tembok Perbatasan
Selasa, 05 Februari 2008 | 20:51 WIB
TEMPO Interaktif, Madrid: Presiden Mesir Husni Mubarak hari ini menjamin penghancuran gerbang perbatasan Rafah yang memisahkan Jalur Gaza dan Mesir tidak akan pernah terjadi lagi.
"Sebuah kesalahan mengisolasi Gaza tapi kami tidak akan menerima perbatasan dengan Gaza dibuka dalam waktu tak terbatas," kata Mubarak kepada surat kabar konservatif ABC.
Pejuang Hamas meledakkan sebagian besar dari 12 kilometer tembok perbatasan pada 23 Januari lalu. Alhasil, lebih dari 700 ribu warga Gaza yangh diblokade Israel sejak pertengahan Juni tahun lalu langsung membanjiri Mesir. Mereka memborong pelbagai barang kebutuhan.
Namun sejak akhir pekan lalu, perbatasan kembali ditutup berdasarkan kesepakatan antara Hamas dan Mesir. Itu menimbulkan protes yang berakhir dengan kericuhan antara polisi Mesir dengan ratusan warga Gaza. Aksi lempar batu disambut tembakan peluru tajam dan gas air mata. Satu warga tewas. Polisi Mesir juga menahan sekitar 500 orang.
Namun Mubarak menolak bertanggung jawab atas kekerasan yang terjadi Senin malam itu. "kami tidak memerintahkan menembak siapapun," ia menegaskan.
AFP/Faisal Assegaf




Komentar Anda :