Baku Tembak Berlangsung Setengah Jam
Selasa, 12 Februari 2008 | 13:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Saat menyerbu rumah Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta, sekelompok tentara pemberontak yang dipimpin Mayor Alfredo Reinado Alves sempat baku tembak dengan para pengawal Horta selama setengah jam.
"Insiden itu terjadi antara 06.50 sampai 07.20," kata Arsenio Horta, kakak Ramos Horta yang dihubungi Tempo melalui telepon selulernya hari ini. Arsenio sejak kemarin menemani adiknya itu yang dirawat di ruang perawatan intensif Royal Darwin Hospital, Darwin, Australia.
Hanya saja, hari ini ia belum menjenguk kakaknya. "Saya belum mandi," ujarnya. Yang pasti, kata dia, meski kritis kondisi terakhir Horta sudah stabil.
Namun, peraih Nobel Perdamaian 1996 itu belum bisa berbicara atau menggerakkan anggota tubuhnya. "Ia masih dipasangi ventilator (alat bantu pernafasan) dan diinfus," kata Arsenio.
Arsenio menyusul Horta yang terbang ke Darwin sejam lebih dulu kemarin sore. Ia datang bersama Menteri Luar Negeri Zacharias Albano da Costa, Kepala Staf Kepresidenan Natalia Carascalao, dan staf media Joel Pareira.
Dalam serangan itu, dua peluru bersarang di dada Horta. Sedangkan Perdana Menteri Xanana Gusmao lolos dalam penyergapan menuju kantornya.
Faisal Assegaf





