Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Jepang Kecam Marinir Amerika Pemerkosa
Selasa, 12 Pebruari 2008 | 20:24 WIB

TEMPO Interaktif, Tokyo: Para pemimpin Jepang menunjukkan kemarahannya terhadap Marinir Amerika Serikat yang diduga memperkosa gadis berusia 14 tahun di Prefektur Okinawa. Kasus ini meningkatkan penentangan terhadap kehadiran tentara Amerika di Negeri Sakura.

"Ini tak dapat dimaafkan," kata Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda setelah tersangka pelakunya ditangkap.

Di depan komisi parlemen Fukuda menyatakan pernah ada kejadian serupa ini sebelumnya, "Tapi itu terjadi lagi. Saya akan menangani ini secara serius."

Tersangkanya, Sersan Tyrone Luther Hadnott, marinir berusia 38 tahun, ditahan pada Senin pagi.

Menurut polisi setempat, marinir itu bertemu korbannya, seorang pelajar sekolah menengah pertama, di Kota Okinawa sekitar pukul 20.30 Ahad lalu.

Hadnott menawarkan untuk mengantar pulang gadis itu dengan sepeda motornya. Bukannya diantar pulang, gadis itu malah dibawa ke rumah sang marinir di kawasan Shimabuku, Desa Kita-Nakagusuku.

Ketika tentara Amerika itu mencoba menyerangnya, gadis berusaha lari. Hadnott mengejar dengan mobilnya, menangkapnya dan memasukkannya ke mobil. Dia kembali berjanji akan mengantar gadis itu pulang. Tapi, lagi-lagi Hadnott malah membawa korbannya ke Kota Chatan, memarkir mobilnya dan memperkosanya di sana.

Selama rentetan kejadian itu, sang gadis sempat mengirim SMS lewat telepon selularnya ke seorang kawan tentang penculikan itu. Dia sempat pula menelepon ibu temannya.

Para teman dan keluarganya kemudian melaporkan kasus ini ke Stasiun Polisi Okinawa. Polisi lantas mencarinya dan menemukan sang korban di dekat tempat Hadnott memarkir mobilnya. Atas informasi gadis itu, polisi kemudian menangkap Hadnott di rumahnya.

"Tersangka tak mengaku memperkosanya. Tapi, dia mengaku telah memeluknya, menciumnya dan menggerayangi bagian bawah tubuhnya," kata seorang juru bicara kepolisian setempat.

Letnan Jenderal Bruce Wright, komandan pasukan Amerika Serikat di Jepang, mengatakan pimpinan militer "jelas tak mentolerir perkosaan."

Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang Thomas Schieffer berjanji akan bertindak. "Jika ini benar, maka kami perlu menghukum siapa pun yang melakukannya," katanya.

Beberapa lusin demonstran menggelar unjuk rasa di depan Markas Marinir Amerika di Okinawa. "Kami tak akan pernah memaafkan serdadu Amerika!" teriak mereka.

Menteri Luar Negeri Masahiko Komura juga geram. Dia mengatakan bahwa kejahatan ini pasti akan berpengaruh pada rencana pemerintah untuk merelokasi militer Amerika.

| THE ASAHI SHIMBUN | AFP | IWANK

Dari Arsip Majalah TEMPO
Pagar yang Makan Anak Sendiri | 14 Maret 2005
Pemerkosaan, antara  | 27 Oktober 1998
Ledakan Itu Kini Terdengar Lirih  | 27 Oktober 1998
Debat Pemerkosaan Cenderung Destruktif  | 06 Oktober 1998
Pemerkosaan, Cerita, Fakta  | 06 Oktober 1998
PEMERKOSAAN MASSAL  | 06 Oktober 1998
Pemerkosaan: CERITA & FAKTA  | 06 Oktober 1998
Setiap Bertemu dengan Lelaki, Anak Yatim Itu Histeris  | 06 Oktober 1998
Susah Mencari Saksi Ahli, Apalagi Bukti  | 06 Oktober 1998
Jalan Panjang Tragedi Itu  | 06 Oktober 1998
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Clinton dan McCain Teratas dalam Survei
Lee Berikrar Temui Kim
Musharraf Larang Tentara Amerika Masuk Perbatasan
Ulama Iran: Bush Sudah Bangkrut
Obama Ungguli Hillary
Bhutto Diduga Tewas Ditembak
Benazir Bhutto Tewas
Jepang dan Uni Eropa Dukung Kesepakatan Bali
Empat Tewas dalam 2 Penembakan di Colorado
Bush Masih Anti Protokol Kyoto
> selengkapnya...

Website

Kementerian Pemberdayaan Perempuan
Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk117373 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Menteri Pertanian Optimistis Indonesia Ekspor Beras Tahun Depan
Solar Langka di Tegal
Kemarau Tiba, Petani Cilacap Kekurangan Air
Tarif Hotel Akan Naik 20 Persen
Tersangka Pengelapan Pajak Bisa Bertambah

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data