Pemilu di Pakistan Super Sederhana

Senin, 18 Februari 2008 | 10:34 WIB

TEMPO Interaktif, Lahore:Pemilihan umum di Pakistan yang berlangsung hari ini mulai pukul 08.00 waktu setempat atau pukul 10.00 WIB jauh lebih sederhana dibanding Indonesia. Pantauan wartawan Tempo di TPS Nomor 109 di dalam sekolah Kinnaird Girls High School, terlihat ada tiga bilik untuk laki-laki dan tiga bilik untuk perempuan.

TPS itu sangat sederhana. Ruang pemilihan hanya terbuat dari kertas kardus pembungkus barang elektronik yang dicat putih. Prosesnya, begitu datang, pemilih mendaftar dan menerima dua kertas suara. Di dalam TPS, mereka tidak mencoblos gambar seperti halnya di Indonesia. Mereka cukup menempelkan cap jempol mereka di atas gambar logo partai yang dipilih.

Kertas suara yang sudah ditandai cap jempol itu dimasukkan ke dalam kotak suara dari plastik tembus pandang berwarna hijau untuk National Assembly (parlemen pusat) dan untuk Provincial Assembly (parlemen daerah) yang berwarna putih.

Mengenai kematian kandidat PML-N, Chaudry Asif Ashraf, Ketua TPS 109, Asif Najeed, mengatakan, ia ditembak satu penembak gelap.

Ada 3000 wartawan dan pengamat internasional yang datang meliput pemilu di Lahore ini. Menurut Asif, Tempo menjadi wartawan pertama yang datang.
Akmal Nasery Basral






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: