"Terorisme Harus Jadi Prioritas Pemerintah Baru"

Selasa, 19 Februari 2008 | 16:46 WIB

TEMPO Interaktif, Islamabad: Menangani terorisme harus jadi prioritas pemerintahan baru. Inilah persoalan serius yang harus segera ditangani. "Banyak hal yang harus dilakukan untuk itu," kata Menteri Dalam Negeri Pakistan Hamid Nawaz Khan dalam pertemuan dengan enam wartawan Indonesia, termasuk Tempo, di kantornya di Islamabad, Selasa (19/2) pagi.

Pakistan menghadapi persoalan serius dengan teror bom bunuh diri, terutama di wilayah yang berbatasan dengan Afganistan. Teror itu makin meningkat menjelang pemilihan umum kemarin. Dalam sepekan terakhir terjadi lima ledakan bom di tempat terpisah dengan korban sedikitnya 65 orang.

Menurut Khan, menangani terorisme tidak bisa dengan pendekatan jangka pendek. Bahkan, kata dia, pendidikan pun tidak menjamin bom bunuh diri akan berkurang. "Di Sri Lanka, 85 persen pelaku bom bunuh diri adalah orang yang berpendidikan," katanya.

Hamid Nawaz Khan adalah menteri yang sekarang berstatus demisioner karena pemerintahan akan berganti setelah pemilihan umum berlangsung.

Menyinggung hasil pemilihan umum, Hamid mengaku sangat puas karena berlangsung dengan jujur dan lancar. "Perhatian kami bukan pada siapa yang menang, tapi memastikan bahwa pemilu berlangsung dengan jujur," katanya.

Menurut hamid, saat ini Pakistan sedang memasuki periode transisi demokrasi yang sangat penting. "Ini menjadi semacam momentum untuk melakukan reorientasi nasional," katanya.

DARU PRIYAMBODO (ISLAMABAD)






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: