|
Netanyahu Tuding Olmert Ingin Bagi Yerusalem
Rabu, 20 Pebruari 2008 | 20:55 WIB
TEMPO Interaktif, Yerusalem: Ketua Partai Likud Benjamin Netanyahu hari ini menuding Perdana Menteri Israel Ehud Olmert berencana membagi dua Yerusalem dan menyerahkan bagian timurnya kepada Palestina.
"Jika kita mundur dari Yerusalem, akan timbul teror global Makkah. Bila Anda ingin damai di Yerusalem, jangan dipecah," katanya dalam konferensi bertajuk Yerusalem di Yerusalem.
Jika sampai Yerusalem Timur jatuh ke tangan Palestina, ia menegaskan, itu akan memperkuat posisi Hizbullah dan Hamas yang selama ini tidak mengakui Israel. Ia mencontohkan, Hizbullah makin kuat setelah negara Zionis itu mundur dari Libanon dan Hamas kian berkuasa setelah Israel menarik diri dari Jalur Gaza.
Sebab itu, mantan perdana menteri ini mendesak Olmert agar bersikap tegas dalam perundingan soal Yerusalem. Sehari sebelumnya Olmert mengatakan status Yerusalem akan menjadi agenda terakhir dalam rangkaian perundingan kedua pihak.
Bagi Netanyahu, proses yang harus dikedepankan adalah masalah ekonomi. Pemerintahan di bawah saya akan membangun perekonomian Palestina, menyalurkan investasi dan menciptakan lapangan kerja," ujarnya. Tentu saja, kata dia, tetap harus menyeimbangkan dengan kemajuan Palestina mengendalikan kelompok garis keras.
Yediot Ahronot/Faisal Assegaf
INDEKS BERITA LAINNYA :
|